156 Tenaga Kependidikan Paser Ikuti Asesmen RPL UWGM Samarinda

Program RPL menjadi tindak lanjut rekomendasi DPRD Paser untuk meningkatkan kualifikasi S1, kompetensi SDM, dan kualitas layanan pendidikan.

PASER – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Paser bekerja sama dengan Universitas Widya Gama Mahakam (UWGM) Samarinda Fakultas Ekonomi dan Bisnis menggelar asesmen lapangan seleksi calon mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), Kamis (04/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung di aula Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Tanah Grogot itu merupakan tindak lanjut rekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Paser terkait peningkatan kualifikasi pendidikan minimal strata satu (S1) bagi tenaga kependidikan.

Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Paser, M. Yunus Syam, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Paser.

“Alhamdulillah Kami sangat bersyukur dan sangat terima kasih ini dengan DPR yang sangat mendukung kami untuk kegiatan ini. Kami juga terima kasih dengan Pak Bupati yang juga mendukung peningkatan SDM kami, dan Insya Allah ini akan meningkatkan IPM kita”, ungkapnya.

Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan UWGM Samarinda, Suyanto, mengatakan asesmen tersebut dilakukan untuk memverifikasi pengalaman, kompetensi, serta dokumen pendukung peserta RPL.

“RPL menghadapi kendala pendaftaran akibat masalah jaringan dan lokasi geografis yang jauh. Untuk mengatasi hal tersebut, peserta diminta hadir secara offline dengan membawa dokumen yang diperlukan”, ujar Suyanto.

Sementara itu, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Paser, Iskandar Zulkarnain, hadir mewakili Ketua DPRD Paser. Ia menyebut program RPL merupakan bentuk komitmen DPRD Paser dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas SDM di Paser.

“Program ini memang implementasi dari rekomendasi DPRD pada saat Rapat paripurna untuk peningkatan sumber daya manusia melalui program RPL. Harapannya problem selama ini terkait dengan keterlambatan dan kesalahan laporan Pengelolaan keuangan itu bisa terselesaikan karena adanya peningkatan sumber daya”, ungkapnya.

Menurut Iskandar, DPRD Paser melalui Komisi II akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program tersebut, mulai dari rekrutmen hingga proses belajar mengajar.

“Jadi untuk pelaksanaannya sampai kemudian nanti perkembangan proses belajar mengajarnya tentunya akan ada monitoring dari Komisi Dua DPRD Paser”, Pungkasnya.

Melalui program RPL, tenaga kependidikan di Paser diharapkan mampu meningkatkan kompetensi manajerial dan administrasi keuangan sehingga pelayanan pendidikan semakin profesional dan akuntabel. []

Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com