BALIKPAPAN — Masjid Mishbahush Shudur di Kelurahan Baru Tengah, Kecamatan Balikpapan Barat, menjadi lokasi pelaksanaan Safari Ramadan ke-4 Pemerintah Kota Balikpapan pada Rabu (04/03/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Camat Balikpapan Barat, para lurah se-Kecamatan Balikpapan Barat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut dirangkaikan dengan pelaksanaan salat Isya dan salat tarawih berjamaah bersama masyarakat Kampung Baru Tengah. Kehadiran jajaran pemerintah daerah disambut antusias oleh para jemaah yang memadati masjid.
Dalam sambutannya, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menyampaikan bahwa kehadirannya di Masjid Mishbahush Shudur terasa seperti sebuah reuni dengan para jemaah. Ia mengaku sudah cukup lama tidak melaksanakan salat berjamaah di masjid tersebut.
Pada kesempatan itu, Pemerintah Kota Balikpapan juga menyerahkan bantuan kepada pengurus masjid berupa satu unit pendingin ruangan (AC) berkapasitas 2 PK, satu unit AC 1 PK, serta lima unit kipas angin. Bantuan tersebut diberikan untuk meningkatkan kenyamanan jemaah dalam melaksanakan ibadah di masjid.
Rahmad Mas’ud juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga keharmonisan dan kondusivitas Kota Balikpapan, khususnya di wilayah Balikpapan Barat. Ia mengingatkan bahwa pada masa lalu kawasan tersebut pernah memiliki catatan sosial yang cukup berat.
Namun demikian, ia menilai masyarakat Balikpapan Barat telah menunjukkan perkembangan yang positif seiring berjalannya waktu.
“Saya bukan membanggakan Kampung Baru”Ketua DPRD Kalimantan Timur,Ketua DPRD Kota Balikpapan, Gubernur Kalimantan Timur dan Saya yang bicara sekarang ini Walikota Balikpapan orang kampung Baru(Batu Arang),” ujarnya.
Rahmad Mas’ud juga mengingatkan para jemaah untuk terus menjaga lingkungan serta memberikan perhatian terhadap pendidikan dan pembinaan anak-anak.
Rahmad Mas’ud berpesan kepada jemaah untuk menjaga anak-anak dan lingkungan,Kerena Balikpapan Barat masih relatif di tandailah,ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa wilayah Balikpapan Barat memiliki karakter yang unik karena melahirkan berbagai tokoh penting.
Beliau juga menyampaikan Balikpapan Barat ini unik,mulai dari Ulamanya ada, Pahlawanya ada Penjahatnya banyak juga,katanya di sambut tertawa jemaah yang hadir, tetapi ingat yang saya katakan tadi”Gubernur, Walikota, Ketua DPRD Kalimantan Timur semua lahir dari Balikpapan Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmad Mas’ud turut berbagi pengalaman pribadi tentang bagaimana orang tuanya mendidik anak-anak dengan nilai-nilai agama.
Rahmad Mas’ud berpesan kepada ibu-ibu dan anak-anak yang hadir dalam ibadah tarawih menyampaikan pengalaman pribadinya dan keluarga dalam mendidik,Orang tua Saya mendidik Kami dengan nilai-nilai Al-Qur’an dan nilai-nilai Agama Islam.
Artinya mendidik kami itu dengan nilai Agama bukan di paksa,zaman dulu tidak ada paksaan tapi siksaan ujurnya.hasil nya apa?Lihat lah kami bersaudara,Bukan membanggakan kami dan keluarga tetapi kami sampaikan ini mudah-mudahan bisa menjadi suri tauladan,bisa menjadi contoh kepada orang tua untuk mendidik anaknya dengan nilai-nilai Agama.
Selain itu, Wali Kota Balikpapan juga mengajak masyarakat untuk mendoakan bangsa dan negara agar tetap aman, damai, serta hidup dalam kerukunan.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama serta silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan. []
Penulis: Dedi Marsito Sianturi | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan