KOTAWARINGIN BARAT – Kepolisian Resor Kotawaringin Barat meningkatkan pengawasan terhadap peredaran minuman keras selama bulan Ramadan. Melalui operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), aparat kepolisian menyisir sejumlah warung dan kafe yang berada di kawasan Jalan Pemuda, sekitar Pasar Palagan Sambi, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Sabtu (07/03/2026) malam.
Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan puluhan dus minuman keras dari berbagai merek yang diduga diperjualbelikan secara bebas di sejumlah tempat usaha.
Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Koordinator Lapangan AKP Ratno yang juga menjabat sebagai Kapolsek Arut Selatan. Penertiban ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadan.
AKP Ratno menjelaskan bahwa razia difokuskan pada lokasi-lokasi yang sebelumnya diduga menjadi tempat peredaran minuman keras. Menurutnya, peredaran miras sering kali memicu gangguan keamanan sehingga perlu dilakukan pengawasan lebih ketat, terutama pada malam hari.
“Dalam razia ini kami menemukan dan mengamankan sebanyak 17 dus serta 14 botol minuman keras dari beberapa warung dan kafe di kawasan Jalan Pemuda,” ujar Ratno saat memberikan keterangan kepada wartawan.
Minuman keras yang disita petugas terdiri dari berbagai merek, di antaranya Kawa-Kawa, Api, Bee Draft, Friendship, Atlas, hingga Anggur Merah. Seluruh barang bukti tersebut kemudian diamankan oleh pihak kepolisian untuk proses penanganan lebih lanjut.
Selain melakukan penertiban minuman keras, aparat kepolisian juga melanjutkan kegiatan dengan patroli keliling di sejumlah titik yang dianggap rawan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Beberapa ruas jalan utama di Pangkalan Bun menjadi sasaran patroli, di antaranya Jalan Iskandar, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Pakunegara, Jalan Sultan Syahrir, serta Jalan Ahmad Yani. Patroli juga dilakukan di kawasan Bundaran Tugu Tudung Saji dan wilayah Pasir Panjang.
Ratno menambahkan bahwa patroli tersebut bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman serta mencegah aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, seperti balap liar maupun penggunaan knalpot tidak standar.
“Kami ingin memastikan situasi di wilayah Kotawaringin Barat tetap kondusif selama Ramadan. Karena itu, patroli juga kami lakukan di sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat pada malam hari,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta tidak ragu melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan melalui layanan darurat kepolisian.
“Kami mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Jika menemukan hal yang mencurigakan, segera laporkan melalui layanan 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Ratno.
Kegiatan razia dan patroli tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 23.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Kotawaringin Barat terpantau aman dan tidak ditemukan adanya aksi balap liar maupun gangguan ketertiban lainnya. []
Redaksi4
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan