Festival Ramadhan TAS Jadi Wadah Kreativitas Anak di Tenggarong

KUTAI KARTANEGARA – Suasana meriah dan penuh keceriaan mewarnai rangkaian kegiatan Festival Ramadhan 2026 yang digelar di Hall Utama Tangga Arung Square (TAS), Tenggarong, Minggu (08/03/2026). Salah satu agenda yang menarik perhatian masyarakat adalah lomba menggambar dan mewarnai yang diikuti puluhan peserta dari berbagai sekolah.

Festival Ramadhan tersebut merupakan kegiatan yang diselenggarakan melalui kerja sama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Kartanegara bersama Komunitas Pengelola Tangga Arung Square (KP-TAS). Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin yang digelar setiap bulan untuk meramaikan kawasan Tangga Arung Square sekaligus mempromosikannya sebagai ruang publik dan pusat aktivitas masyarakat.

Ketua Umum Pengelola Tangga Arung Square, Adi, menjelaskan bahwa festival tersebut merupakan salah satu upaya untuk menghidupkan kembali aktivitas masyarakat di kawasan tersebut, terutama selama bulan Ramadhan. Selain lomba bagi anak-anak, festival juga diramaikan dengan berbagai kegiatan hiburan serta bazar Ramadhan yang melibatkan pelaku usaha lokal.

“KP-TAS bersama Disperindag Kukar memang secara rutin mengadakan event bulanan. Tujuannya untuk meramaikan dan mempromosikan Tangga Arung Square agar semakin dikenal masyarakat,” ujar Adi saat ditemui di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan, selama penyelenggaraan festival, jumlah pengunjung yang datang diperkirakan mencapai antara 500 hingga 2.000 orang. Angka tersebut mencakup pengunjung yang hadir dalam berbagai rangkaian acara, termasuk kegiatan lomba serta bazar Ramadhan yang digelar di area sekitar lokasi.

Lomba menggambar dan mewarnai sendiri dimulai sekitar pukul 10.30 WITA dan diikuti sebanyak 26 peserta yang terdiri dari anak-anak tingkat Taman Kanak-kanak hingga Sekolah Menengah Pertama. Panitia membagi lomba ke dalam dua kategori, yakni lomba mewarnai untuk peserta tingkat TK hingga SD kelas IV, serta lomba menggambar untuk peserta tingkat SD kelas V hingga SMP kelas IX.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Ramadhan Ceria di Tangga Arung Square.” Tema tersebut dipilih untuk menciptakan suasana Ramadan yang menyenangkan sekaligus memberi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas mereka melalui seni.

Menurut Adi, kegiatan ini tidak sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana edukatif bagi anak-anak dalam mengembangkan imajinasi dan bakat seni yang mereka miliki.

“Selain memeriahkan Festival Ramadhan, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi anak-anak untuk menyalurkan kreativitas mereka melalui gambar dan warna,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, panitia memberikan kebebasan kepada peserta untuk mengekspresikan ide dan imajinasi mereka. Peserta lomba mewarnai diminta membawa crayon sendiri, sementara peserta lomba menggambar menggunakan cat air sebagai perlengkapan utama dalam berkarya.

Penilaian dilakukan oleh dewan juri berdasarkan sejumlah kriteria, di antaranya kerapian dalam mewarnai atau menggambar, tingkat imajinasi yang ditampilkan dalam karya, serta kemampuan peserta dalam memadukan warna dan konsep gambar.

“Juri menilai dari beberapa aspek seperti kerapian, imajinasi, dan improvisasi dalam menggambar maupun mewarnai. Jadi bukan hanya bagus secara visual, tetapi juga bagaimana anak-anak mengembangkan ide mereka,” tambah Adi.

Setelah melalui proses penilaian, panitia akhirnya menetapkan para pemenang dari masing-masing kategori lomba.

Pada lomba menggambar, Juara I diraih oleh Al Meizova, Juara II Asifa Athya Salsabila, dan Juara III Arya Wardhana. Sementara itu, posisi Harapan I diraih oleh Rivana Fitri Syahwa Pradana, dan Harapan II oleh Nor Haudina.

Sedangkan pada lomba mewarnai, Juara I berhasil diraih oleh Alya Salsabila, Juara II Safaluna Mounira, dan Juara III Aisya Princess Della Raffasya. Untuk kategori favorit, Favorit I diraih Ilona Annasya, Favorit II Yasmin Nur Aisyah, dan Favorit III April.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan hadiah berupa piala, piagam penghargaan, uang pembinaan, serta merchandise dari para sponsor yang turut mendukung kegiatan tersebut.

Adi berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar anak-anak memiliki ruang untuk menyalurkan bakat dan kreativitas mereka, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan gadget.

“Kami ingin anak-anak punya ruang untuk berkarya dan beraktivitas positif. Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus berjalan dan semakin banyak pihak yang ikut mendukung,” tutupnya.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Festival Ramadhan di Tangga Arung Square tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menghadirkan ruang edukatif yang mendorong kreativitas anak-anak serta mempererat kebersamaan masyarakat dalam suasana Ramadhan yang penuh makna. []

Penulis: Anggi Triomi | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com