Pedagang Pasar Ujoh Bilang Harap Kondisi Ekonomi Kembali Normal

MAHAKAM ULU – Aktivitas perdagangan di Pasar Ujoh Bilang, Kabupaten Mahakam Ulu, masih menjadi salah satu penopang kebutuhan masyarakat setempat. Namun sejumlah pedagang berharap kondisi perekonomian serta akses distribusi barang menuju wilayah tersebut dapat kembali membaik agar aktivitas jual beli berjalan lebih lancar.

Pasar Ujoh Bilang setiap harinya menjadi tempat bertemunya pedagang dan pembeli yang mencari berbagai kebutuhan pokok, mulai dari sayuran hingga ikan segar. Meski demikian, pedagang mengakui kondisi perdagangan tidak selalu stabil karena dipengaruhi oleh jumlah pembeli serta ketersediaan pasokan barang dari luar daerah.

Salah satu pedagang di pasar tersebut, Beno Ardinata, mengatakan dirinya telah berjualan di Pasar Ujoh Bilang selama kurang lebih tiga tahun. Ia menjajakan berbagai kebutuhan dapur, terutama sayuran dan ikan, yang menjadi komoditas utama bagi masyarakat sekitar. “Saya jual sayuran sama ikan di pasar ini. Sudah sekitar tiga tahun saya berdagang di sini,” ujar Beno saat diwawancarai di Pasar Ujoh Bilang, Senin (09/03/2026).

Menurut Beno, kondisi pasar tidak selalu ramai setiap hari. Terkadang jumlah pembeli meningkat sehingga pedagang dapat memperoleh omzet yang lebih baik, namun pada waktu lain aktivitas pasar juga bisa sepi. “Namanya juga jualan, kadang ramai kadang sepi. Kalau lagi ramai omsetnya bisa naik, tapi kalau sepi ya seperti ini,” katanya.

Selama bulan Ramadan, Beno mengaku memperpanjang waktu berdagang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang meningkat, terutama menjelang waktu berbuka puasa. Ia mulai membuka lapak sejak pagi hari hingga malam. “Saya mulai jualan dari pagi sampai sekitar jam sembilan malam baru tutup,” jelasnya.

Selain fluktuasi jumlah pembeli, Beno juga menghadapi sejumlah kendala dalam menjalankan usahanya. Salah satu persoalan utama adalah kenaikan harga barang yang dipasok dari luar daerah serta kondisi akses jalan menuju Mahakam Ulu yang masih cukup menantang. “Kendalanya harga barang semakin naik, kemudian jalanan juga susah karena pasokan barang dari kota semua,” ujarnya.

Meski menghadapi berbagai tantangan tersebut, Beno tetap berharap aktivitas perdagangan di Pasar Ujoh Bilang dapat terus berjalan dan semakin berkembang. Ia juga berharap kondisi ekonomi serta infrastruktur transportasi di wilayah Mahakam Ulu dapat semakin membaik sehingga distribusi barang menjadi lebih lancar.

“Harapannya semoga bisa kembali normal seperti dulu lagi, jalan-jalan juga lebih bagus supaya jualan bisa lebih lancar,” pungkasnya. []

Penulis: Muhammad Jamaluddin | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com