TABALONG – Kebakaran hebat menghanguskan deretan rumah barak di kawasan permukiman Jalan Asyuhada RT 10 Blok S 11 Pertamina, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Murung Pudak, pada Senin (09/03/2026) sekitar pukul 10.00 WITA. Insiden tersebut membuat warga sekitar panik setelah api tiba-tiba muncul dan dengan cepat membesar.
Sedikitnya sepuluh rumah barak milik warga dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut. Kobaran api yang muncul dari salah satu rumah menyebar dengan cepat karena bangunan yang berada di lokasi tersebut berdempetan.
Sejumlah warga sempat berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Namun upaya tersebut tidak berhasil karena api terus membesar dan merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
Beberapa menit kemudian, tim pemadam kebakaran bersama petugas penanggulangan bencana datang ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo menjelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melihat asap tebal dari salah satu rumah.
Menurutnya, saksi bernama Yulisdayanti (51) melihat kepulan asap dan api yang berasal dari bagian atap rumah milik seorang warga bernama Yulianto.
“Saksi melihat asap tebal disertai kobaran api yang muncul dari bagian atap rumah milik Yulianto sekitar pukul 10.00 WITA,” ujar Heri dalam keterangan yang disampaikan kepada awak media.
Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah yang diduga menjadi titik awal munculnya api diketahui tidak berada di tempat. Yulianto sedang menjalani kontrol kesehatan di Rumah Sakit Pertamina sejak pagi hari sehingga rumah tersebut dalam kondisi terkunci.
Kondisi tersebut membuat warga kesulitan melakukan pemadaman awal karena tidak dapat masuk ke dalam rumah.
Akibatnya, api dengan cepat menjalar ke sejumlah rumah barak yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api merambat lebih luas ke area permukiman lainnya.
Setelah berjibaku selama beberapa waktu, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan oleh tim pemadam.
Pihak kepolisian menduga kebakaran tersebut dipicu oleh korsleting listrik dari salah satu rumah yang menjadi titik awal munculnya api.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh aparat kepolisian.
“Kami menduga api berasal dari rumah milik Yulianto yang kemungkinan dipicu oleh arus pendek listrik. Namun penyebab pastinya masih kami selidiki,” kata Heri.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materi diperkirakan cukup besar akibat hangusnya sejumlah rumah warga. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan