Pelindo Balikpapan Tambah Fasilitas Antisipasi Lonjakan Pemudik

BALIKPAPAN – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Cabang Balikpapan menambah sejumlah fasilitas sementara di terminal penumpang Pelabuhan Semayang Balikpapan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang kapal laut menjelang arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang yang akan melakukan perjalanan laut selama periode mudik Idulfitri.

Penambahan fasilitas tersebut dilakukan di kawasan terminal penumpang Pelabuhan Semayang, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Fasilitas yang disiapkan berupa tenda tambahan serta rencana pembangunan ruang tunggu sementara guna menampung peningkatan jumlah calon penumpang yang datang lebih awal sebelum jadwal keberangkatan kapal.

General Manager PT Pelabuhan Indonesia Cabang Balikpapan, Suhadi Hamid, mengatakan pihaknya menyiapkan sekitar 10 unit tenda tambahan yang dipasang di depan terminal penumpang. Tenda tersebut difungsikan sebagai area perlindungan sementara bagi calon penumpang yang menunggu keberangkatan kapal, terutama untuk mengantisipasi kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Karena kondisi cuaca saat ini tidak menentu, kami menambah fasilitas tenda di depan terminal untuk melindungi penumpang yang menunggu keberangkatan,” ujar Suhadi, Senin (16/03/2026) di Pelabuhan Semayang.

Menurutnya, fasilitas tenda tersebut akan dimanfaatkan sebagai ruang tunggu tambahan bagi penumpang agar tetap merasa nyaman meskipun harus menunggu cukup lama sebelum proses naik ke kapal.

Selain penambahan tenda, Pelindo juga merencanakan pembangunan ruang tunggu sementara dua lantai yang diperkirakan mampu menampung sekitar 200 orang. Fasilitas tersebut rencananya akan dibangun di area samping musala, tepatnya di belakang fasilitas anjungan tunai mandiri (ATM) yang berada di kawasan terminal penumpang.

Suhadi menjelaskan bahwa pembangunan ruang tunggu tambahan ini dilakukan karena banyak penumpang yang datang lebih awal ke Balikpapan sebelum jadwal keberangkatan kapal. “Kadang ada penumpang yang sudah berada di Balikpapan tiga sampai empat hari sebelum jadwal keberangkatan kapal,” katanya.

Penambahan fasilitas ini juga mempertimbangkan tren peningkatan mobilitas masyarakat melalui transportasi laut. Berdasarkan data sebelumnya, jumlah penumpang yang datang melalui angkutan laut di Balikpapan tercatat mencapai sekitar 66.943 orang dalam satu bulan. Angka tersebut meningkat lebih dari 450 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat dari pelabuhan tersebut tercatat sekitar 57.463 orang.

Di sisi lain, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Balikpapan, Capt. Weku Frederik Karuntu, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap potensi peningkatan pergerakan penumpang selama masa arus mudik Lebaran tahun ini.

“Peningkatan jumlah penumpang di Pelabuhan Semayang Balikpapan pada musim mudik Lebaran tahun ini diperkirakan sekitar satu persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah memprediksi waktu terjadinya puncak arus mudik melalui jalur laut di pelabuhan tersebut. “Puncak arus mudik melalui Pelabuhan Semayang diperkirakan terjadi pada 17 hingga 18 Maret 2026,” kata Weku.

Saat ini, terminal penumpang Pelabuhan Semayang memiliki kapasitas tampung sekitar 1.500 orang. Dengan adanya penambahan fasilitas sementara tersebut, Pelindo berharap pelayanan terhadap penumpang dapat berjalan lebih optimal dan mampu mengurangi potensi penumpukan penumpang di area terminal selama periode mudik Lebaran.

Pelindo juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan kapal laut agar datang sesuai jadwal keberangkatan serta mempersiapkan tiket dan dokumen perjalanan lebih awal guna menghindari kepadatan di kawasan pelabuhan. []

Penulis: Desy Alfy Fauzia | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com