Antisipasi Lonjakan Konsumsi, Nunukan Uji Pangan di Pasar

Pemkab Nunukan melakukan pengawasan dan uji sampel pangan di pasar tradisional pada 16 Maret 2026 guna menjamin keamanan konsumsi masyarakat menjelang Idulfitri.

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan meningkatkan pengawasan keamanan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 Hijriah dengan melakukan pengambilan sampel dan pengujian langsung di pasar tradisional, Senin (16/3/2026).

Kegiatan yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Nunukan bersama Dinas Perikanan Nunukan ini difokuskan untuk memastikan bahan pangan yang beredar aman dikonsumsi masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang hari raya.

Pengawasan dilakukan di sejumlah titik, di antaranya Pasar Inhutani sebagai pasar sentral serta Pasar Yamaker yang menjadi pusat aktivitas jual beli masyarakat.

Pengawas Mutu Hasil Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Nunukan Eka Retna Ambarwati mengatakan langkah tersebut merupakan upaya preventif untuk menjamin kualitas pangan.

“Hari ini kami melaksanakan kegiatan pengawasan dan pengambilan sampel pangan segar asal tumbuhan dan hewan di pasar-pasar tradisional bersama dinas terkait,” ujar Eka, sebagaimana dilansir laman resmi Pemerintah Kabupaten Nunukan, Senin, (16/03/2026).

Ia menjelaskan, sampel yang diambil meliputi berbagai komoditas sayuran seperti kangkung, bayam, sawi, kacang panjang, cabai keriting, cabai hijau, cangkok manis, serta daun seledri. Selain itu, tim juga mengambil sampel pangan segar asal hewan berupa ikan roma, ikan layang, dan cumi-cumi.

Untuk memastikan keamanan pangan, pengujian dilakukan secara langsung di lapangan menggunakan alat pesticide test kit guna mendeteksi residu pestisida pada sayuran, serta formalin test kit untuk mengidentifikasi kemungkinan kandungan formalin pada bahan pangan.

“Setelah pengambilan sampel, kami langsung melakukan pengujian menggunakan alat uji pestisida dan formalin,” jelasnya.

Menurut Eka, pengawasan ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan masyarakat, terutama saat konsumsi pangan meningkat signifikan selama Ramadan hingga Idulfitri.

“Kami berharap pangan yang beredar di Kabupaten Nunukan aman dikonsumsi, baik dari cemaran fisik, biologi maupun cemaran kimia yang berbahaya,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Nunukan berupaya memastikan seluruh bahan pangan yang diperdagangkan memenuhi standar keamanan, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama perayaan Idulfitri. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com