Polda Kalteng Antisipasi Lonjakan Arus Balik dengan Pos Tambahan

Polda Kalteng memperpanjang pos pengamanan di sejumlah wilayah rawan untuk mengantisipasi arus balik dan lonjakan wisatawan meski Operasi Ketupat 2026 telah berakhir.

PALANGKA RAYA – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng) memperpanjang sejumlah pos pengamanan di titik rawan meski Operasi Ketupat 2026 secara resmi berakhir pada 25 Maret, sebagai langkah antisipasi lonjakan arus balik dan keramaian wisata.

Keputusan tersebut disampaikan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalteng, Iwan Kurniawan, usai mengikuti kegiatan video conference yang dipimpin Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo dari Bali, Selasa (24/03/2026), di kawasan Wisata Air Hitam, Kota Palangka Raya.

Kapolda menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan memantau perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama pelaksanaan Operasi Ketupat.

“Hari ini kami mengikuti kegiatan video conference yang dipimpin oleh Bapak Kapolri, di mana beliau memantau perkembangan situasi Kamtibmas selama pelaksanaan Operasi Ketupat. Kalau sebelumnya fokus pada arus mudik, kini sudah bergeser pada pengamanan tempat-tempat wisata serta arus balik,” ungkap Iwan Kurniawan sebagaimana dilansir Konten Kalteng, Selasa, (24/03/2026).

Ia menegaskan, meskipun operasi resmi berakhir, pengamanan tetap dilanjutkan di sejumlah wilayah yang dinilai memiliki potensi kerawanan tinggi.

“Khusus di Kalimantan Tengah, saya sudah sampaikan kepada seluruh Kapolres bahwa beberapa lokasi dengan tingkat kerawanan tinggi, baik terkait arus balik maupun tempat wisata, akan dilakukan perpanjangan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu guna mengantisipasi gangguan keamanan,” jelasnya.

Wilayah yang menjadi prioritas antara lain Kabupaten Kapuas sebagai jalur utama lintasan pemudik dari Banjarmasin menuju wilayah Kalteng. Selain itu, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Kotawaringin Timur (Sampit), serta Kota Palangka Raya juga menjadi fokus pengamanan.

“Wilayah Kapuas menjadi jalur utama lintasan pemudik. Kemudian Kotawaringin Barat dengan peningkatan arus transportasi laut dan udara, serta Sampit dan Palangkaraya juga menjadi fokus kami dalam perpanjangan pos pengamanan,” tambahnya.

Selain memperpanjang pos, Kapolda juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk meningkatkan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), terutama dalam hal patroli, pengaturan lalu lintas, serta pengamanan di pusat keramaian.

“Saya minta seluruh jajaran meningkatkan patroli, pengaturan lalu lintas, serta pengamanan di pusat-pusat keramaian agar situasi tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Langkah ini diambil guna memastikan situasi kamtibmas tetap terkendali selama masa arus balik Lebaran dan meningkatnya aktivitas masyarakat di lokasi wisata.[]

Penulis: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com