Tragis! Nenek dan Anak Tewas dalam Kebakaran Dini Hari di Paser

Kebakaran dini hari di Tanah Grogot menewaskan dua orang dan menghanguskan rumah serta toko dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

PASER – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah dan toko di Jalan RA Kartini, Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (31/03/2026) dini hari, menewaskan dua orang dan menyebabkan kerugian ratusan juta rupiah.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.44 WITA itu menghanguskan satu rumah non permanen serta sebuah toko handphone di bagian depan bangunan. Dua korban meninggal dunia diketahui bernama Agus Padidi (77) dan Karin Aroq Manopo (7).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan, Penanggulangan dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Paser Syahruni mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui oleh personel Damkar yang sedang siaga di lokasi.

Petugas kemudian segera menuju titik kejadian dan melakukan penanganan. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.30 WITA setelah proses pemadaman dan pendinginan (overhaul) berlangsung selama beberapa jam.

“jenis bangunan yang terbakar berupa rumah tunggal yang terbuat dari kayu. Untuk penyebab kebakaran diduga akibat konsleting listrik,” kata Syahruni saat ditemui, Selasa (31/03/2026).

Ia menjelaskan, tidak ada saksi yang melihat korban meminta pertolongan saat kejadian berlangsung. “Setelah api berhasil di padamkan, kami baru mengetahui ternyata ada korban. kedua korban berada di kamar terpisah. Seorang anak berusia sekitar 7 tahun ada di kamar depan, sementara Nenek berusia 77 tahun ada di kamar tengah”, tambahnya.

Kedua korban kemudian dievakuasi dan dibawa menggunakan ambulans Palang Merah Indonesia (PMI) menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panglima Sebaya.

Selain korban jiwa, kebakaran juga menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp589 juta. Sejumlah barang ikut hangus terbakar, termasuk uang tunai dan dokumen penting.

Dalam proses pemadaman, Damkar Paser mengerahkan sekitar 50 persen personel yang terdiri dari tiga regu serta sembilan unit mobil pemadam kebakaran untuk mencegah api merembet ke bangunan di sekitarnya.

Petugas juga dibantu oleh sejumlah instansi terkait, antara lain Kepolisian Resor (Polres) Paser, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paser, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Paser, dan unsur lainnya.

“sekitar 50 persen personil yang terdiri dari 3 regu kami turunkan ke lokasi. Untuk unit, kami turunkan 9 unit mobil pemadam kebakaran, untuk memblokir area sekitar agar api tidak merembet ke rumah-rumah di sekitarnya”, imbuhnya.

Syahruni menambahkan, sempat terjadi hambatan saat proses pemadaman karena adanya warga yang berada di sekitar lokasi. Namun situasi dapat segera dikendalikan hingga api berhasil dipadamkan.

Hingga saat ini, kondisi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan kondusif, sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut. []

Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com