R3 Futsal Baru Dibentuk, Langsung Juara Garuda Cup 2026 di Kutai Barat

Tim R3 Futsal yang baru terbentuk sukses menjuarai Garuda Cup 2026 di Kubar, di tengah dukungan pemerintah dan partisipasi puluhan tim dari berbagai daerah.

KUTAI BARAT – Tim R3 Futsal sukses menorehkan prestasi gemilang dengan keluar sebagai juara dalam turnamen Garuda Cup 2026 yang digelar di Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Minggu (12/04/2026). Keberhasilan ini menjadi sorotan karena R3 merupakan tim yang baru terbentuk pada tahun ini, namun mampu langsung menembus podium tertinggi setelah menjalani persiapan intensif selama dua bulan.

Pelatih R3 Futsal, Sandi Pratama Elkana, mengaku bangga atas pencapaian anak asuhnya yang dinilai menunjukkan performa luar biasa meski memiliki waktu persiapan terbatas. “Ini hasil yang luar biasa. Apalagi saya baru kembali melatih dan langsung dipercaya menangani tim R3. Anak-anak menunjukkan semangat dan kerja keras yang tinggi,” ujar Sandi saat diwawancarai usai pertandingan.

Pelatih R3 Futsal, Sandi Pratama Elkana

Ia menjelaskan, tim R3 Futsal hanya memiliki waktu sekitar dua bulan untuk melakukan persiapan sebelum mengikuti turnamen tersebut. Dalam kurun waktu singkat itu, latihan dilakukan secara intensif setiap malam untuk mengejar kesiapan fisik dan kekompakan tim.

“Persiapannya sekitar dua bulan, kami latihan rutin setiap malam. Karena waktunya cukup mepet dan turnamen ini terbilang dadakan, jadi kami genjot fisik dan kekompakan tim,” jelasnya.

Menurut Sandi, keberhasilan R3 Futsal tidak lepas dari faktor kedisiplinan pemain serta soliditas tim yang terbangun selama masa persiapan. Ia menilai hal tersebut menjadi kunci utama hingga tim mampu bersaing dan akhirnya meraih gelar juara.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya dukungan pihak sponsor dalam menunjang operasional tim selama mengikuti kompetisi. “Kami sangat terbantu dengan adanya sponsor seperti CV Rey Sind dan FOPP Kalimantan Timur (Kaltim). Dukungan ini sangat berarti bagi operasional tim selama mengikuti turnamen,” ungkapnya.

Penutupan grand final Garuda Cup 2026 sendiri berlangsung meriah di GOR Desnan Kubar pada malam hari yang sama. Turnamen ini dinilai sukses menjadi wadah pembinaan generasi muda melalui olahraga futsal, dengan melibatkan puluhan tim dari berbagai daerah.

Ketua Panitia Garuda Cup 2026, Fransiskus Rizki Rinaldo, menyampaikan bahwa turnamen tersebut diikuti 36 tim putra dan enam tim putri, termasuk partisipasi tim dari Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) yang mampu menembus babak delapan besar.

“Total ada 36 tim putra yang mendaftar, termasuk dua tim dari Mahakam Ulu yang berhasil menembus babak 8 besar. Untuk kategori putri ada enam tim, seluruhnya berasal dari Kutai Barat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan turnamen sempat menghadapi kendala, terutama dari sisi pendanaan. Namun, hal tersebut dapat diatasi melalui kontribusi biaya pendaftaran peserta. “Untuk tim putra dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp850 ribu, sedangkan tim putri Rp650 ribu. Awalnya fokus kami memang di putra, tetapi karena futsal putri sudah lama tidak digelar di Kutai Barat, panitia sepakat untuk tetap mengadakan kategori putri,” jelasnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, sponsor, dan penonton yang telah mendukung. Semoga turnamen ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat serta terhindar dari kegiatan negatif. Harapan kami ke depan, Garuda Cup bisa kembali digelar, bahkan menjadi agenda rutin,” tambahnya.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kubar, Kamius Junaidi, menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubar terhadap kegiatan olahraga seperti Garuda Cup.

Penjabat Sekretaris Daerah Kubar, Kamius Junaidi

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Kutai Barat mendukung sepenuhnya kegiatan ini. Ini penting untuk mengembangkan bakat dan hobi generasi muda, serta mendorong mereka untuk terus berlatih dan berkompetisi,” katanya.

Ia juga menanggapi kendala fasilitas GOR yang mengalami kebocoran saat hujan. Pemerintah, kata dia, akan segera menindaklanjuti melalui dinas terkait. “Kami akan mengecek kondisi bangunan agar ke depan fasilitas ini bisa lebih baik dan tidak mengganggu jalannya pertandingan,” tegasnya.

Dukungan juga datang dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kubar, Abram Christ Ernez, yang mengapresiasi kerja keras panitia dalam menyukseskan turnamen tersebut.

Anggota DPRD Kubar, Abram Christ Ernez | Ketua Panitia Garuda Cup 2026, Fransiskus Rizki Rinaldo

“Saya sangat mengapresiasi ketua panitia dan seluruh tim yang sudah berjuang menghadirkan kegiatan ini. Di tengah kondisi hujan dan adanya kebocoran di beberapa titik, turnamen tetap bisa berjalan dengan baik. Saya tahu prosesnya panjang dan penuh perjuangan,” ungkapnya.

Menurutnya, Garuda Cup memiliki potensi untuk dijadikan agenda tahunan, meskipun tetap perlu mempertimbangkan kondisi anggaran dan kesiapan di lapangan. “Kalau ada kesempatan, kegiatan seperti ini sangat baik untuk dilanjutkan setiap tahun. Namun tentu harus melihat kondisi pendanaan dan kesiapan pelaksanaannya,” ujarnya.

Ia juga berharap futsal dapat terus berkembang sebagai olahraga yang diminati generasi muda di Kubar. “Futsal ini bisa menjadi wadah bagi anak-anak muda, khususnya yang belum memiliki akses ke lapangan besar. Harapannya, dari kegiatan seperti ini bisa lahir atlet-atlet berprestasi yang membawa nama Kutai Barat ke tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Ke depan, R3 Futsal berkomitmen untuk terus berkembang dengan memperkuat pembinaan atlet usia muda di Kubar melalui rencana pembentukan akademi futsal sebagai wadah pengembangan talenta lokal. Dengan berakhirnya Garuda Cup 2026, turnamen ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu memperkuat persatuan generasi muda serta meningkatkan kualitas olahraga futsal di Kubar dan Mahulu. []

Penulis: Muhammad Jamaluddin | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com