Kerusakan Jalan A.W. Syahranie di Balikpapan Utara kembali disorot DPRD Kota Balikpapan yang mendesak Pemkot segera melakukan penanganan darurat demi keselamatan masyarakat.
BALIKPAPAN – Kerusakan Jalan Ahmad Yani Syahranie (A.W. Syahranie) di Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, kembali menjadi sorotan karena kondisinya kian memburuk dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Japar Sidik, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan segera melakukan penanganan darurat sembari menunggu alokasi anggaran perbaikan permanen.
Menurut Japar, kerusakan jalan tersebut telah berlangsung cukup lama. Upaya penambalan yang selama ini dilakukan, kata dia, belum mampu menyelesaikan persoalan, bahkan kerusakan terus melebar dan mengganggu kenyamanan serta keselamatan masyarakat yang melintas di kawasan itu.
“Sudah sering dilakukan penambalan, tetapi tidak menyelesaikan masalah. Bahkan kerusakannya semakin hari semakin melebar,” ujarnya, Rabu (15/04/2026) di kantornya.
Ia menilai, kondisi jalan rusak itu berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, mulai dari meningkatnya risiko kecelakaan hingga terganggunya mobilitas warga serta distribusi barang dan jasa di Balikpapan Utara.
Persoalan tersebut, lanjut dia, juga sempat disorot dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Dalam forum itu, kerusakan Jalan A.W. Syahranie disampaikan sebagai salah satu aspirasi utama masyarakat di daerah pemilihannya.
Japar menegaskan, langkah cepat perlu segera dilakukan agar kerusakan tidak semakin parah dan risiko bagi pengguna jalan dapat ditekan. Menurutnya, penanganan sementara penting dilakukan sebagai solusi awal sebelum perbaikan permanen dianggarkan melalui perubahan anggaran.
“Kita minta ada langkah cepat dulu, minimal penanganan sementara untuk mengurangi risiko. Sifatnya hanya membackup dulu sebelum nanti anggaran di perubahan bisa dikerjakan. Karena kalau tidak segera ditangani, lubangnya akan semakin besar,” tegasnya.
Selain penanganan darurat, ia juga meminta Pemkot Balikpapan meninjau langsung kondisi jalan di lokasi agar kerusakan yang terjadi dapat dipastikan secara riil. Dengan begitu, penanganan yang dilakukan dinilai akan lebih tepat sasaran dan dapat masuk dalam prioritas perbaikan infrastruktur daerah.
“Harapannya ini bisa segera ditindaklanjuti dan masuk prioritas, karena menyangkut keselamatan masyarakat,” pungkasnya. []
Penulis: Desy Alfy Fauzia | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan