Paser Race Cup 2026 Kembali Hadir, Kurangi Kelas Demi Kualitas Balapan

Road Race Paser Cup 2026 digelar dengan fokus pada peningkatan keselamatan, kualitas balapan, dan pemberdayaan tenaga kerja lokal.

PASER – Kabupaten Paser kembali menggelar ajang balap motor bertajuk Road Race Paser Cup 2026 yang akan berlangsung pada 2–3 Mei 2026 di Sirkuit Tana Paser. Event ini diproyeksikan menjadi salah satu kompetisi balap bergengsi dengan fokus pada peningkatan kualitas pertandingan dan aspek keselamatan pembalap.

Sekretaris Ikatan Motor Indonesia (IMI) Paser, Zulkifli Kaharudin, menyatakan persiapan penyelenggaraan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Menurutnya, seluruh tahapan telah dipersiapkan jauh hari sebelumnya. “Sejauh ini persiapan aman, tidak ada kendala yang berarti. Saat ini fokus kami ke pengamanan dan peningkatan kualitas balapan”, ungkap Zulkifli Kaharuddin Kamis (30/04/2026).

Ia menjelaskan, saat ini sesi latihan bebas telah dilaksanakan selama tiga hari bagi seluruh pembalap sebagai bagian dari kesiapan teknis menjelang perlombaan.

Sekretaris IMI Paser, Zulkifli Kaharudin

Dalam upaya meningkatkan keselamatan, panitia melakukan sejumlah pembenahan di lintasan, termasuk penambahan area gravel dan dinding penahan di beberapa titik sirkuit. “Kami meminimalkan dampak benturan. Pengamanan jadi prioritas utama mengantisipasi kecelakaan,” tegas Zulkifli.

Selain itu, panitia juga menghadirkan layanan live streaming untuk memberikan pengalaman menonton yang lebih luas kepada masyarakat. Menariknya, seluruh tenaga kerja yang terlibat dalam penyelenggaraan event ini berasal dari pemuda lokal Paser. “Tujuannya memberdayakan anak daerah dalam menyelenggarakan event berskala nasional,” tambahnya.

Namun demikian, Zulkifli mengakui fasilitas pendukung di sirkuit masih terbatas karena kendala anggaran. Tribun penonton dan sarana umum belum mengalami peningkatan signifikan. “Kami minta maaf atas kondisi ini. Penonton kami imbau cari tempat aman dan tidak membahayakan diri. Kami terus dorong pemerintah lengkapi fasilitas agar sirkuit layak jadi tempat tontonan menarik,” ujarnya.

Untuk menjaga kualitas kompetisi, panitia melakukan penyesuaian jumlah kelas balap dari sebelumnya 24 kelas menjadi 20 kelas. Target peserta juga diturunkan dari 500 menjadi 400 pembalap. “Yang kami tekankan itu kualitas balapan yang baik dengan jumlah lap yang cukup untuk setiap gelaran. Jadi kelas juga kita kurangi yang tadinya 24 sekarang menjadi 20 kelas. Kami fokus ke kualitas pertandingan, bukan kuantitas,” Pungkasnya.

Sejumlah tim dari luar daerah, termasuk LFN dan BMA yang kerap berpartisipasi dalam ajang nasional maupun internasional, telah mengonfirmasi keikutsertaan mereka. Kehadiran tim-tim tersebut dinilai semakin memperkuat posisi Road Race Paser Cup sebagai ajang balap yang kian diperhitungkan di tingkat nasional. []

Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com