gambar ilustrasi

Bulog Singkawang Jamin Beras Aman, Warga Diminta Tak Memborong

Bulog Singkawang menyiapkan 4.200 ton beras dan menyerap 4.600 ton gabah petani untuk menjaga pasokan pangan, harga gabah, serta stabilitas kebutuhan pokok masyarakat.

SINGKAWANG – Penyerapan 4.600 ton gabah petani menjadi salah satu strategi Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Cabang Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar), untuk memperkuat cadangan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani. Di tengah musim panen, Bulog Singkawang juga memastikan stok beras sebanyak 4.200 ton cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan.

Kepala Perum Bulog Cabang Singkawang Noldi Ramayadi mengatakan, stok beras tersebut tersimpan di Gudang Kampung Melayu dan Prapakan. Ketersediaan itu dinilai cukup untuk menjaga pasokan pangan di Singkawang dan wilayah sekitarnya.

“Untuk Singkawang stok beras ada sebanyak 4.200 ton yang tersimpan di Gudang Kampung Melayu dan Prapakan,” kata Noldi di Singkawang, sebagaimana diberitakan Antara, Sabtu (16/05/2026).

Menurut Noldi, penguatan cadangan pangan tidak hanya dilakukan melalui penyimpanan beras di gudang, tetapi juga lewat penyerapan gabah petani selama masa panen. Hingga kini, Bulog Singkawang telah menyerap sekitar 4.600 ton gabah dari petani di wilayah kerja setempat.

Penyerapan gabah itu dilakukan melalui koordinasi dengan penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan Bintara Pembina Desa (Babinsa). Keduanya membantu memberikan informasi harian terkait lahan pertanian yang sudah memasuki masa panen.

“Bulog selalu hadir dan bekerja sama dengan PPL dan Babinsa untuk mendapatkan informasi lahan petani yang siap panen sehingga penyerapan gabah bisa terus dilakukan,” ujarnya.

Noldi menjelaskan, langkah tersebut bertujuan menjaga harga gabah petani tetap stabil sekaligus memperkuat cadangan pangan pemerintah. Dengan begitu, pasokan beras tidak hanya tersedia bagi masyarakat, tetapi juga memberi kepastian bagi petani saat panen berlangsung.

Selain menyerap gabah, Bulog Singkawang terus menyalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bantuan pangan pemerintah, serta minyak goreng rakyat Minyakita kepada masyarakat.

Noldi mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan karena stok beras daerah dan nasional berada dalam kondisi aman. Ia menilai kepastian pasokan menjadi penting untuk mencegah kepanikan sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir apalagi memborong kebutuhan pokok karena stok beras di Indonesia saat ini aman,” katanya.

Dengan stok beras yang mencukupi dan penyerapan gabah yang terus berjalan, Bulog Singkawang berharap stabilitas pangan tetap terjaga, harga gabah petani terlindungi, dan masyarakat memperoleh akses kebutuhan pokok secara aman dalam beberapa bulan ke depan. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com