Penemuan jasad bayi perempuan dalam plastik hitam di sekitar area indekos Banjarbaru kini diselidiki polisi dan menunggu hasil autopsi RSUD Ulin Banjarmasin.
BANJARBARU – Kepolisian Resor (Polres) Banjarbaru menyelidiki penemuan jasad bayi perempuan yang terkubur dangkal di dalam plastik hitam di sekitar area indekos di Karang Anyar 3, Kelurahan Loktabat Utara, Banjarbaru, Sabtu (16/05/2026).
Penemuan itu berawal dari kecurigaan pemilik indekos, Romi, terhadap gundukan tanah yang tampak baru di sekitar lingkungan indekos. Ia kemudian mencoba menggali tanah tersebut hingga menemukan plastik hitam yang ternyata berisi jasad bayi, sebagaimana diberitakan Poros Kalimantan, Sabtu, (16/05/2026).
Romi mengatakan, awalnya ia melihat kondisi tanah di sekitar indekos seperti habis diacak-acak. Padahal, menurut dia, sebelumnya tidak ada aktivitas apa pun di lokasi tersebut.
“Saya lihat ada tumpukan tanah seperti baru, sedangkan saya tidak pernah ngapa-ngapain tanah di situ. Tanahnya seperti bekas diobrak-abrik,” ujarnya.
Rasa penasaran membuat Romi mencoba mengeruk gundukan tanah tersebut. Saat digali, ia menemukan plastik kresek berwarna hitam.
“Kreseknya besar, kebetulan saya congkel. Awalnya saya pikir bangkai kucing, tapi waktu dilihat ternyata bentuknya tangan,” tuturnya.
Setelah menyadari temuan itu diduga jasad bayi, Romi langsung melaporkan kejadian tersebut kepada tetangganya yang berprofesi sebagai aparat.
“Diduga bayi saat dilihat. Ditemukannya sekitar jam 11 siang,” katanya.
Terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Banjarbaru Ari Handoyo membenarkan adanya penemuan jasad bayi tersebut. Ia mengatakan, polisi menerima laporan warga melalui layanan 110 Polres Banjarbaru.
“Telah ditemukan di dalam plastik hitam sesosok bayi. Tim kami datang ke lokasi, setelah dibuka memang ditemukan bayi yang sudah meninggal dunia. Jenis kelaminnya perempuan,” ujarnya.
Saat ini, jasad bayi tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin untuk menjalani proses autopsi. Polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pihak yang bertanggung jawab serta memastikan penyebab kematian bayi tersebut. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan