Arab Saudi merilis tahapan penyelenggaraan Haji 2027 lebih awal sehingga Indonesia memiliki waktu lebih panjang untuk mempersiapkan layanan bagi calon jemaah.
JAKARTA – Persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah atau 2027 Masehi mulai memasuki tahap awal lebih cepat dari biasanya setelah Pemerintah Arab Saudi merilis jadwal dan tahapan pelaksanaan haji tahun depan sejak Mei 2026. Langkah tersebut memberikan waktu lebih panjang bagi negara-negara pengirim jemaah, termasuk Indonesia, untuk melakukan perencanaan dan persiapan teknis.
Delegasi Indonesia telah menerima paparan resmi mengenai gambaran awal penyelenggaraan ibadah haji 2027 dari Pemerintah Arab Saudi. Informasi tersebut diperoleh setelah pemerintah menerima undangan resmi dari Arab Saudi dalam pertemuan yang berlangsung pada Jumat (29/5).
Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia (RI) Moch. Irfan Yusuf mengatakan pihak Indonesia telah memperoleh penjelasan awal terkait tahapan pelaksanaan haji tahun depan. Penyampaian jadwal lebih dini dinilai menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas layanan bagi calon jemaah.
Menurut informasi yang diterima, proses awal musim haji 2027 telah dimulai sejak Mei 2026. Dengan demikian, berbagai tahapan perencanaan, koordinasi, dan persiapan layanan dapat dilakukan lebih terstruktur dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Kebijakan percepatan jadwal tersebut juga memberikan kesempatan bagi pemerintah dan penyelenggara haji untuk menyesuaikan kebutuhan layanan, mulai dari akomodasi, transportasi, hingga pendampingan jemaah selama berada di Tanah Suci.
Pertemuan antara delegasi Indonesia dan Pemerintah Arab Saudi berlangsung setelah adanya undangan resmi yang diterima pada akhir Mei. Pembahasan tersebut menjadi langkah awal dalam rangka menyusun strategi penyelenggaraan ibadah haji yang lebih matang dan terukur.
Dengan dimulainya tahapan persiapan lebih awal, diharapkan kualitas pelayanan serta kenyamanan jemaah haji Indonesia pada musim haji 2027 dapat semakin meningkat, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Minggu, (01/06/2026). []
Redaksi1
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan