Seorang ibu muda bernama Novi meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat kecelakaan dengan sepeda motor besar di Jalan Raya Sungai Batang, Mempawah.
MEMPAWAH – Kecelakaan maut di Jalan Raya Sungai Batang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah (Mempawah), Kalimantan Barat (Kalbar), Selasa (02/06/2026) malam, kembali menjadi peringatan serius tentang bahaya berkendara dengan kecepatan tinggi di jalur permukiman. Seorang ibu muda bernama Novi meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat tabrakan dengan sepeda motor besar.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 Waktu Indonesia Barat (WIB). Saat kejadian, Novi disebut baru pulang menjemput anaknya dari mengaji dan melintas dari arah Sungai Pinyuh menuju Mempawah.
Berdasarkan keterangan saksi mata, Gatot, kecelakaan bermula ketika korban hendak berbelok untuk menyeberang jalan. Namun, dari arah yang sama, sebuah sepeda motor besar datang dengan kecepatan tinggi hingga tabrakan tidak dapat dihindari.
“Saat korban hendak berbelok untuk menyebrang, tiba-tiba datang sebuah motor besar dari arah yang sama sedang melaju kencang. Karena jarak sudah terlalu dekat, kecelakaan pun tidak dapat terhindarkan,” ujar Gatot saat diwawancarai sesaat setelah kejadian, sebagaimana diberitakan Sumber Berita, Selasa (02/06/2026).
Benturan keras membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah. Arus lalu lintas dari dua arah sempat macet total karena banyak pengendara berhenti untuk melihat kondisi di lokasi kejadian.
Novi diketahui merupakan warga Desa Sungai Batang, Rukun Tetangga (RT) 001/Rukun Warga (RW) 002, Kecamatan Sungai Pinyuh. Korban berdomisili di Kompleks Perumahan Gavrila.
Gatot mengatakan dirinya sempat ikut membantu di lokasi kejadian. Ia juga mengamankan telepon seluler milik korban yang terpental ke badan jalan sebelum diserahkan kepada keluarga.
“Saya coba ikut menolong, bahkan HP korban yang terpental di tengah jalan saya amankan. Setelah diketahui korban merupakan orang tempatan yang berdomisili di Komplek Perumahan Gavrila, HP korban langsung saya serahkan ke pihak keluarga,” terang Gatot.
Tiga korban dalam kecelakaan itu sempat dilarikan warga ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sungai Pinyuh. Namun, Novi dinyatakan meninggal dunia akibat luka serius yang dialaminya.
Dua korban lainnya dilaporkan mengalami luka parah dan berada dalam kondisi kritis. Setelah mendapatkan pertolongan pertama di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Sungai Pinyuh, keduanya dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Antonius Pontianak untuk penanganan medis lanjutan.
Hingga berita ini disusun, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Sektor (Polsek) Sungai Pinyuh masih melakukan pengamanan, olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan pengaturan arus lalu lintas. Polisi juga masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk dugaan faktor kecepatan kendaraan. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan