Seorang pria tanpa identitas berhasil diselamatkan setelah tercebur ke Sungai Kumai dan tersangkut pada kelotok nelayan di kawasan Pelabuhan Haji Asdar.
KOTAWARINGIN BARAT – Kesigapan nelayan, warga, dan aparat menyelamatkan seorang pria tanpa identitas yang tercebur ke Sungai Kumai di kawasan Pelabuhan Haji Asdar, Kecamatan Kumai, Senin (06/07/2026).
Pria tersebut berhasil dievakuasi setelah tubuhnya tersangkut pada kelotok milik nelayan. Peristiwa itu sempat menghebohkan warga karena arus Sungai Kumai dalam kondisi deras dan berpotensi membahayakan korban.
Setelah diselamatkan, korban dibawa ke Dermaga Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Kumai untuk mendapatkan penanganan awal. Korban kemudian diserahkan kepada Kepolisian Sektor (Polsek) Kumai untuk proses penanganan lebih lanjut.
Seorang warga Kumai, Agus, mengatakan korban sebelumnya terlihat mondar-mandir di kawasan Pelabuhan Haji Asdar. Gerak-gerik korban sempat membuat warga curiga sebelum akhirnya pria tersebut tercebur ke sungai.
“Sebelum terjun ke sungai, pria itu sudah mondar-mandir di dermaga ini. Awalnya kami curiga ia akan mencuri atau melakukan hal lain, ternyata malah nekat terjun ke sungai,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Radar Sampit, Senin, (06/07/2026).
Warga sempat berupaya menanyakan identitas korban. Namun, pria itu tidak memberikan jawaban jelas dan lebih banyak terdiam, sehingga tidak ada warga yang mengenalinya.
Komandan Polisi Militer Angkatan Laut Pos Kumai Listyo membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan anggotanya bersama warga membantu proses evakuasi hingga korban berada dalam kondisi aman.
Menurut Listyo, korban tidak membawa identitas diri saat ditemukan. Korban juga tampak linglung sehingga belum dapat memberikan keterangan secara jelas kepada petugas.
“Karena anaknya agak linglung, jawabannya tidak jelas. Identitas juga tidak ada,” kata Listyo.
Dari keterangan awal, korban sempat mengaku berasal dari Kalimantan Barat (Kalbar). Namun, informasi tersebut belum dapat dipastikan karena kondisi korban belum stabil saat dimintai keterangan.
Pihak keluarga korban dikabarkan telah menuju Polsek Kumai untuk menjemput korban. Peristiwa tersebut berakhir tanpa korban jiwa, sementara petugas masih menunggu kepastian identitas serta keterangan keluarga untuk memastikan penanganan lanjutan. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan