Teheran Klaim Luncurkan Fase Kedelapan Operasi Saeqeh terhadap AS

Iran mengklaim melancarkan gelombang serangan baru terhadap sejumlah fasilitas militer AS di Yordania, Bahrain, dan Kuwait, namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Amerika Serikat.

TEHERAN – Militer Iran mengklaim memperluas serangan terhadap sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah dengan menargetkan pangkalan udara Azraq di Yordania, Armada Kelima AS di Bahrain, serta pusat logistik militer di Kuwait. Serangan tersebut disebut sebagai bagian dari operasi lanjutan yang dilancarkan Teheran di tengah meningkatnya konflik dengan Washington.

Dalam pernyataan yang disiarkan stasiun televisi pemerintah Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), militer Iran menyatakan telah memulai fase kedelapan Operasi “Saeqeh” melalui gelombang serangan pesawat nirawak (drone) yang diarahkan ke sejumlah pangkalan militer AS di kawasan tersebut.

Iran mengklaim pesawat nirawak peledak berhasil menghantam area yang menjadi lokasi penempatan jet tempur F-18 serta hanggar peralatan militer di Pangkalan Udara Azraq, Yordania, untuk kedua kalinya.

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) juga menyatakan telah menyerang fasilitas militer AS di pangkalan Armada Kelima AS yang berada di Bahrain.

Dalam keterangannya, IRGC mengklaim pusat kendali komando, pusat dukungan angkatan laut, gudang logistik, serta tangki bahan bakar di pangkalan tersebut berhasil dihancurkan sebagai bagian dari “balasan yang telak”, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Rabu (15/07/2026).

Selain Bahrain, IRGC juga mengklaim menyerang pusat logistik dan dukungan utama militer AS di kawasan Asia Barat yang berlokasi di Mina Abdullah, Kuwait.

Dalam pernyataan yang dimuat IRIB, Garda Revolusi menyebut fasilitas tersebut “dibakar dan dihancurkan” selama gelombang keempat Operasi “Nasr 2.”

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat pernyataan resmi dari Pemerintah AS maupun otoritas Yordania, Bahrain, dan Kuwait mengenai klaim serangan yang disampaikan Iran. Informasi mengenai tingkat kerusakan maupun kemungkinan korban juga belum dapat diverifikasi secara independen. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com