Sebanyak 44 calon Paskibraka Bontang menjalani pembinaan fisik, mental, disiplin, dan wawasan kebangsaan sebelum bertugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
BONTANG – Sebanyak 44 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Bontang mulai menjalani pembinaan disiplin, ketahanan mental, integritas, dan wawasan kebangsaan melalui Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Paskibraka 2026, Jumat (17/07/2026).
Pembinaan tersebut tidak hanya mempersiapkan peserta untuk mengibarkan bendera pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), tetapi juga membentuk mereka menjadi teladan bagi generasi muda di Kota Bontang.
Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang Agus Haris membuka Pusdiklat tersebut melalui upacara di Lapangan Bessai Berinta atau Lang-Lang. Pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta latihan kepada perwakilan calon Paskibraka.
Sebanyak 44 peserta itu merupakan pelajar yang dinyatakan lolos melalui rangkaian seleksi. Mereka selanjutnya akan mengikuti latihan fisik, baris-berbaris, pembinaan mental, serta penanaman nilai kebangsaan sebelum menjalankan tugas pada upacara peringatan kemerdekaan tingkat Kota Bontang.
Dalam arahannya, Agus menegaskan bahwa tugas Paskibraka tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengibarkan bendera. Para peserta juga dituntut memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, integritas, kekompakan, dan semangat kebangsaan.
“Ikuti setiap proses pelatihan dengan sungguh-sungguh, jaga kekompakan, dan buktikan bahwa kalian mampu menjadi teladan serta kebanggaan Kota Bontang,” tegas Agus Haris memberikan dorongan motivasi.
Menurut Agus, seluruh peserta harus memanfaatkan masa pelatihan sebagai ruang pembentukan karakter. Proses tersebut diharapkan membuat mereka mampu menghadapi tekanan, menjalankan tanggung jawab, dan bekerja sebagai satu kesatuan.
Pembukaan Pusdiklat itu, sebagaimana dilansir Ppid Setda, Jumat, (17/07/2026), turut dihadiri Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bontang Deddy Haryanto bersama jajaran.
Pelaksanaan pelatihan juga melibatkan tenaga medis, psikolog, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Bontang, dan tim pelatih. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diperlukan untuk memastikan kondisi fisik dan psikologis peserta tetap terpantau selama menjalani latihan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berharap seluruh tahapan Pusdiklat berlangsung tertib, aman, dan lancar. Peserta juga diharapkan mampu menjaga kesehatan, ketahanan fisik, dan semangat belajar hingga pelaksanaan upacara kemerdekaan.
Pembinaan terhadap calon Paskibraka menjadi bagian dari upaya Pemkot Bontang menyiapkan generasi muda yang memiliki karakter kuat, berjiwa nasionalis, dan bertanggung jawab. Nilai yang diperoleh selama pelatihan diharapkan tetap diterapkan oleh peserta di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat setelah tugas pengibaran bendera selesai. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan