Angin Kencang Terjang Krayan, 11 KK Terdampak

Sebanyak 11 kepala keluarga dan sejumlah fasilitas umum di tiga desa terdampak hujan deras serta angin kencang, sementara warga bersama aparat bergerak melakukan penanganan awal.

NUNUKAN – Warga bersama aparat pemerintah bergerak membersihkan puing dan mengamankan bangunan setelah hujan deras disertai angin kencang merusak rumah serta fasilitas umum di tiga desa di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan (Nunukan), Kamis (16/07/2026) sore.

Cuaca ekstrem yang berlangsung sekitar 30 menit tersebut melanda Desa Long Bawan, Long Katung, dan Liang Butan. Sebanyak 11 kepala keluarga (KK) di Long Katung tercatat terdampak, tetapi tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Setelah kondisi cuaca membaik, masyarakat bersama Pemerintah Kecamatan Krayan dan pemerintah desa setempat bergotong royong membersihkan material atap serta puing bangunan yang berserakan. Penanganan darurat juga dilakukan untuk mencegah kerusakan bertambah apabila hujan lebat atau angin kencang kembali terjadi.

Camat Krayan Ronny Firdaus mengatakan pemerintah masih mendata rumah dan fasilitas pelayanan masyarakat yang mengalami kerusakan.

“Tidak ada korban jiwa, saat ini pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa terus melakukan pendataan terhadap bangunan yang terdampak sekaligus melakukan penanganan awal agar masyarakat dapat segera beraktivitas kembali,” ujar Ronny, sebagaimana diberitakan Simp4tik, Jumat, (17/07/2026).

Kerusakan paling banyak terjadi pada bagian atap rumah dan bangunan fasilitas umum. Sejumlah sarana pelayanan masyarakat juga terdampak, antara lain Gedung Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Jemaat Long Bawan, Pos Pengamanan Perbatasan (Pos Pamtas), Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), Kantor Desa Liang Butan, serta instalasi jaringan listrik Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Krayan.

Gedung GKII Jemaat Long Bawan dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap dan beberapa bagian bangunan lainnya. Pemerintah melakukan pengamanan sementara untuk mengurangi risiko kerusakan lanjutan.

Nilai kerugian material belum dapat dipastikan karena proses pendataan masih berlangsung. Petugas juga memeriksa kondisi bangunan lain untuk memastikan tidak ada kerusakan yang luput dari pendataan awal.

Pemerintah Kecamatan Krayan telah menyampaikan laporan kepada Bupati Nunukan sebagai dasar tindak lanjut penanganan pascabencana. Laporan tersebut memuat usulan bantuan rehabilitasi Gedung GKII Jemaat Long Bawan, bahan bangunan untuk rumah warga, serta dukungan anggaran bagi pemulihan fasilitas umum.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan diharapkan segera menindaklanjuti usulan tersebut agar warga terdampak dapat memperbaiki rumah dan kembali menjalankan aktivitas secara normal.

Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melaporkan bangunan atau kondisi lingkungan yang dinilai membahayakan. Kecepatan laporan diperlukan agar penanganan dapat dilakukan sebelum muncul risiko yang lebih besar.

Kebersamaan warga dan aparat melalui gotong royong menjadi modal awal dalam mempercepat pemulihan tiga desa terdampak. Dukungan bantuan pemerintah selanjutnya diharapkan dapat memulihkan permukiman dan fasilitas pelayanan masyarakat secara menyeluruh. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com