Cegah Pohon Tumbang, DLH Kobar Sisir Jalan Ratu Mangku

DLH Kobar memangkas pohon mahoni dan ketapang bertajuk lebat untuk mengurangi risiko dahan patah dan pohon tumbang yang dapat membahayakan pengguna Jalan Ratu Mangku.

KOTAWARINGIN BARAT – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memangkas pohon mahoni dan ketapang berukuran besar di Jalan Ratu Mangku, Kelurahan Raja, Jumat (17/07/2026), sebagai langkah mitigasi terhadap risiko dahan patah dan pohon tumbang yang dapat membahayakan pengguna jalan.

Pemangkasan yang dilaksanakan dalam rangkaian Gerakan Jumat Asri tersebut menyasar pohon dengan tajuk lebat di Ruang Terbuka Hijau (RTH). Selain mengurangi potensi bahaya, kegiatan itu bertujuan mempertahankan fungsi kawasan hijau agar tetap aman, bersih, dan nyaman.

Kegiatan pemeliharaan pohon tersebut, sebagaimana diberitakan Mmc Kobar, Jumat, (17/07/2026), merupakan kelanjutan dari pekerjaan serupa yang sebelumnya dilakukan selama hampir sepekan di Jalan Ahmad Wongso.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup serta Keanekaragaman Hayati DLH Kobar Endro Budi Utomo mengatakan pemeliharaan akan terus dilakukan secara bertahap pada sejumlah lokasi yang dinilai memerlukan penanganan.

“Kami akan terus melakukan pemeliharaan pohon dilokasi-lokasi yang memerlukan. Hari ini tim melanjutkan pemangkasan di Jalan Ratu Mangku setelah sebelumnya menyelesaikan pekerjaan di Jalan Ahmad Wongso. Pohon yang dipangkas memiliki tajuk yang lebat sehingga perlu dirapikan untuk mengurangi potensi bahaya, terutama saat cuaca ekstrem,” ujar Endro.

Menurut Endro, kerapatan tajuk pohon menjadi salah satu pertimbangan petugas dalam menentukan lokasi pemangkasan. Penanganan dilakukan untuk mengurangi beban cabang sekaligus mencegah dahan patah ketika terjadi hujan deras atau angin kencang.

Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup Kobar Syahyani mengatakan pemeliharaan pohon tidak hanya berfokus pada pemangkasan. Petugas juga membersihkan ranting dan daun hasil pekerjaan agar tidak mengganggu kebersihan lingkungan maupun arus kendaraan.

“Selain pemangkasan, petugas kami juga membersihkan ranting dan daun hasil pekerjaan agar kawasan tetap bersih dan nyaman. Selama kegiatan berlangsung, arus lalu lintas di sekitar lokasi diatur secara situasional untuk menjaga keselamatan petugas dan pengguna jalan,” ujar Syahyani.

Pengaturan lalu lintas dilakukan menyesuaikan tahapan pekerjaan karena proses pemangkasan menggunakan sebagian area di sekitar badan jalan. Langkah tersebut diperlukan untuk melindungi petugas sekaligus mencegah material hasil pemangkasan mengenai kendaraan yang melintas.

Syahyani menjelaskan kegiatan tersebut turut disinergikan dengan Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang dilaksanakan setiap Jumat. Pembersihan setelah pemangkasan dilakukan untuk memastikan kawasan RTH tidak hanya tertata secara visual, tetapi juga memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Pemeliharaan secara bertahap diharapkan dapat menjaga kesehatan dan fungsi pohon sekaligus mengurangi risiko kecelakaan akibat dahan patah atau pohon tumbang, terutama ketika terjadi cuaca ekstrem di wilayah Kobar. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com