JAKARTA – Ancaman kebakaran akibat pembakaran sampah liar menjadi sorotan serius Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara (Jakut) dan Kepulauan Seribu. Warga diminta segera menghentikan praktik tersebut karena berpotensi memicu kebakaran besar, terutama saat cuaca panas yang meningkatkan risiko api cepat meluas.
Kepala Suku Dinas (Kasudin) Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu, Budi Haryono, menegaskan bahwa kebiasaan membakar sampah secara sembarangan tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga lingkungan sekitar.
“Kami minta tidak ada lagi warga yang membakar sampah sembarangan,” kata Budi di Jakarta, sebagaimana dilansir Antara, Sabtu, (25/04/2026).
Menurutnya, kondisi cuaca panas mempercepat penyebaran api sehingga kebakaran kecil dapat berkembang menjadi insiden besar dalam waktu singkat. Selain menimbulkan kerugian material, kejadian tersebut juga berisiko mengancam keselamatan jiwa.
Sudin Gulkarmat Jakut dan Kepulauan Seribu juga mengingatkan bahwa upaya pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penanganan kebakaran. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mengelola sampah dengan cara yang aman dan tidak menggunakan metode pembakaran terbuka.
Pihaknya berharap kesadaran kolektif warga meningkat agar potensi kebakaran dapat ditekan, khususnya di wilayah padat penduduk yang rentan terhadap perambatan api. []
Redaksi1
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan