Disdik Paser Siapkan Rp36 Juta per Peserta RPL, Peserta Wajib Lulus Tepat Waktu

Disdik Paser menyiapkan program RPL bagi tenaga kependidikan untuk meningkatkan kualifikasi akademik dan memperbaiki tata kelola dana BOS.

PASER – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Paser mengalokasikan dana Rp36 juta per peserta untuk program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi tenaga kependidikan, khususnya tenaga keuangan sekolah. Program ini disiapkan untuk meningkatkan kualifikasi akademik sekaligus memperkuat tata kelola keuangan sekolah.

Kepala Disdik Paser, Yunus Syam, mengatakan peserta RPL wajib menyelesaikan perkuliahan selama empat semester. Untuk memastikan komitmen tersebut, peserta diminta menandatangani surat pernyataan sebelum perkuliahan dimulai.

“Mereka harus menyelesaikan program selama empat semester. Kalau tidak selesai empat semester, maka sisanya menggunakan biaya sendiri. Kalau berhenti, maka akan dilakukan pergantian dan pergantiannya dikali tiga,” tegas Yunus, Jumat (05/06/2026).

Program RPL ini dilatarbelakangi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Atas kondisi tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Paser merekomendasikan Disdik Paser melaksanakan program RPL bagi tenaga keuangan sekolah.

Saat ini, jumlah peserta yang tercatat sebanyak 157 orang. Namun, peserta yang akan mengikuti perkuliahan masih menunggu hasil asesmen lapangan yang dilaksanakan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda. Asesmen tersebut meliputi verifikasi administrasi dan verifikasi personal.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Asri Yulidar Abbas, mengatakan asesmen dilakukan untuk melihat sekaligus merekonstruksi potensi para peserta.

“Dengan adanya asesmen ini potensi bapak ibu akan terlihat. Sehingga diperoleh jumlah SKS yang sesuai dengan kompetensi yang sudah dimiliki”, ujarnya.

Menurut Asri, asesmen juga menjadi dasar untuk merekomendasikan program studi yang sesuai dengan latar belakang, data, dan pengalaman kerja peserta.

“Dari data bapak itu akan dilihat cocoknya diprogram studi apa. Dengan begitu pelaksanaan program dapat lebih terbuka dan jujur”, Pungkasnya.

Melalui program ini, Disdik Paser berharap peningkatan kualifikasi akademik tenaga kependidikan dapat berjalan seiring dengan pembenahan tata kelola keuangan sekolah agar lebih profesional, akuntabel, dan sesuai ketentuan. []

Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com