Kebakaran dini hari di Gang Kalimantan 1 Banjarmasin menghanguskan lima rumah dan dua sekolah, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
BANJARMASIN – Kebakaran dini hari di Gang Kalimantan 1, Jalan S Parman, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, menghanguskan lima rumah warga dan dua sekolah pada Rabu (03/06/2026), namun tidak menimbulkan korban jiwa karena warga sempat menyelamatkan diri menjelang waktu salat subuh.
Api yang muncul sesaat sebelum azan subuh dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain. Selain rumah warga, dua fasilitas pendidikan, yakni Madrasah Tsanawiyah (MTs) Muhammadiyah 1 dan Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah 1, turut terdampak kebakaran tersebut.
Salah satu warga terdampak, Abadiansyah, mengatakan kebiasaan warga bangun menjelang subuh menjadi faktor penting yang membuat mereka bisa segera keluar rumah, sebagaimana diberitakan Banjarmasinpost, Rabu, (03/06/2026).
“Kami biasa bangun shubuh kan mau shalat, kalau saja tidak bangun itu habislah kita,” kata Abadiansyah, warga terdampak yang sempat melihat kobaran api.
Abadiansyah mengaku sempat melihat api dari lantai dua rumahnya. Ia mencoba menyiram kobaran api, tetapi upaya itu tidak mampu menghentikan api yang telanjur membesar.
“Saya di lantai dua melihat dari atas api sudah menjalar, sempat saya siram, karena cepat membesar langsung saya sama keluarga keluar rumah,” ujarnya.
Warga terdampak lainnya, Suriansyah, juga mengaku terbangun menjelang subuh. Saat itu, ia hendak ke toilet sekitar pukul 03.00 Waktu Indonesia Tengah (Wita), sebelum akhirnya mendengar cucunya berteriak karena melihat api.
“Saya bangun mau ke toilet sekitar jam 03, mau lanjut istirahat tapi rasa mau nunggu sekalian shubuh. Sekalinya pas mau shubuh cucu teriak ada api. Larilah kami, tidak ada lagi yang bisa diselamatkan,” kata Suriansyah warga yang rumahnya turut terbakar.
Akibat kebakaran tersebut, warga terdampak kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mencari hunian sementara. Sebagian memilih tinggal bersama keluarga di sekitar lokasi, sementara lainnya mengungsi ke rumah kerabat di kelurahan lain.
“Masing-masing aja lagi. Ada yang sama keluarganya di sini, ada juga yang ke rumah keluarganya di tempat lain,” tambah Abadiansyah.
Kebakaran itu menyisakan duka bagi warga Gang Kalimantan 1. Selain kehilangan rumah, aktivitas pendidikan di dua sekolah yang terdampak juga berpotensi terganggu sehingga diperlukan penanganan cepat untuk pemulihan warga dan fasilitas sekolah. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan