Kebakaran Rumah di Sidorejo, Damkar Kobar Kerahkan Lima Armada

Damkar Kobar berhasil mengendalikan kebakaran rumah di Jalan Harimau, Kelurahan Sidorejo, setelah menerima laporan cepat dari warga dan tiba di lokasi sekitar tiga menit kemudian.

KOTAWARINGIN BARAT – Laporan cepat warga menjadi faktor penting dalam keberhasilan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mencegah kebakaran rumah di Jalan Harimau, Rukun Tetangga (RT) 01, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, meluas ke bangunan lain, Minggu (05/07/2026) siang.

Kebakaran yang diduga bermula dari bagian dapur rumah warga itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Petugas Damkar Kobar berhasil mengendalikan api setelah menerima laporan dari warga bernama Muhammad Aris Firdaus pada pukul 14.47 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Setelah laporan diterima Markas Komando (Mako) Damkar Kobar, Regu II yang sedang melaksanakan piket langsung bergerak menuju lokasi kejadian, sebagaimana dilansir Mmc Kobar, Minggu (05/07/2026). Armada pemadam tiba di lokasi sekitar tiga menit setelah laporan masuk.

Sebanyak lima unit armada dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan pengendalian api. Kecepatan penanganan tersebut membuat kobaran api tidak sempat menjalar lebih luas di kawasan permukiman yang cukup padat.

Berdasarkan keterangan saksi di sekitar lokasi, api pertama kali terlihat dari bagian dapur rumah. Petugas kemudian melakukan pemadaman, pendinginan, dan pengamanan area agar kondisi benar-benar aman.

Proses penanganan berlangsung sekitar satu jam sepuluh menit. Setelah api dinyatakan padam, petugas memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman, Penyelamatan, Sarana dan Prasarana Damkar Kobar, Fahliansyah, mengatakan keberhasilan penanganan tidak lepas dari kecepatan informasi masyarakat serta kesiapsiagaan personel di lapangan.

“Laporan yang cepat dari masyarakat menjadi faktor penting sehingga petugas dapat segera bergerak menuju lokasi. Dengan respon time sekitar tiga menit, api berhasil dikendalikan sebelum meluas dan membahayakan bangunan di sekitarnya. Kami juga mengapresiasi seluruh unsur yang turut membantu proses penanganan di lapangan,” ujar Fahliansyah.

Dalam penanganan tersebut, Damkar Kobar berkoordinasi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta Barisan Relawan Kebakaran (Balakar) Huma Singgah Itah.

Kepala Dinas (Kadis) Damkar dan Penyelamatan Kobar, Dwi Agus Suhartono, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dari aktivitas rumah tangga, terutama di area dapur.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu memastikan kompor telah dimatikan setelah digunakan, memeriksa instalasi listrik secara berkala, serta segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda kebakaran. Respon cepat masyarakat dalam menyampaikan informasi sangat membantu petugas melakukan penanganan sehingga risiko kerugian dapat diminimalkan,” ungkap Dwi Agus Suhartono.

Damkar Kobar menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan cepat, profesional, dan responsif dalam penanganan kebakaran maupun kondisi darurat lainnya. Kesiapsiagaan warga dan petugas diharapkan menjadi kunci untuk menekan risiko kebakaran di kawasan permukiman. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com