Perumdam Tirta Kandilo menargetkan penambahan 1.550 sambungan rumah baru pada 2026 untuk memperluas akses air bersih di Paser, meski masih ada 82 desa yang belum terlayani jaringan.
PASER – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kandilo Kabupaten Paser (Paser) menargetkan penambahan 1.550 sambungan rumah (SR) baru pada 2026 untuk memperluas akses air bersih bagi masyarakat.
Direktur Perumdam Tirta Kandilo Suryanto Agustono mengatakan, target tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas jangkauan layanan, terutama di wilayah yang belum tersambung jaringan air bersih.
“Saat ini layanan perusahaan baru mencakup 9 dari 10 kecamatan di Paser. “Penambahan 1.550 SR tahun ini diharapkan bisa memperluas area layanan yang sudah berjalan”, ungkap Agus.
Berdasarkan data Perumdam Tirta Kandilo, layanan air bersih saat ini baru menjangkau 57 wilayah dari total 5 kelurahan dan 139 desa di Paser. Artinya, masih ada 1 kecamatan, 5 kelurahan, dan 82 desa yang belum terlayani jaringan Perumdam Tirta Kandilo.
Jumlah SR yang telah terpasang saat ini mencapai 35.376 SR dengan 9 unit pelayanan yang tersebar di 57 desa dan kelurahan. Sementara itu, jumlah pelanggan tercatat sebanyak 35.378 pelanggan, dengan 34.763 di antaranya merupakan pelanggan aktif.
“Dari 35.378 total pelanggan, mayoritas pelanggan Perumdam adalah rumah tangga atau domestik sebanyak 33.870 pelanggan”, imbuhnya.
Agus menjelaskan, cakupan administrasi pelayanan Perumdam Tirta Kandilo saat ini mencapai 32,76 persen dari total penduduk Paser. Adapun cakupan teknisnya mencapai 50,59 persen. Kedua capaian tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan jumlah pelanggan juga berdampak pada bertambahnya jumlah penduduk yang menikmati layanan air bersih. Pada 2025, Perumdam Tirta Kandilo mencatat sekitar 103 ribu jiwa telah terlayani setelah perusahaan melakukan penambahan sambungan secara masif.
“Hal ini menunjukkan upaya perluasan terus berjalan meskipun masih ada tantangan memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di seluruh Kabupaten Paser”, tambahnya.
Untuk mendukung perluasan layanan, jumlah pegawai Perumdam Tirta Kandilo juga bertambah menjadi 174 orang pada 2026. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Meski cakupan layanan terus bertambah, Agus mengakui pemenuhan kebutuhan air bersih bagi seluruh masyarakat Paser masih menjadi tantangan besar. Karena itu, Perumdam Tirta Kandilo akan terus mendorong pengembangan jaringan agar layanan dapat menjangkau lebih banyak wilayah administratif.
“Dari tahun ke tahun capaian ini memang meningkat, namun masih perlu pengembangan lebih luas”, pungkasnya. []
Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan