Kontingen Pesparawi Kalteng Bawa Misi Toleransi ke Manokwari

Kontingen Pesparawi Kalteng dilepas menuju Manokwari untuk mengikuti Pesparawi Nasional XIV dengan membawa misi prestasi, persaudaraan, dan penguatan toleransi.

PALANGKA RAYA – Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi dilepas untuk mengikuti Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, pada 19–28 Juni 2026, dengan membawa misi prestasi, persaudaraan, dan penguatan toleransi antarumat beragama.

Pelepasan kontingen dilakukan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, sebagaimana diwartakan Media Center Palangka Raya, Minggu, (14/06/2026).

Agustiar menegaskan, keikutsertaan kontingen Kalteng dalam ajang nasional tersebut bukan hanya untuk mengejar prestasi seni suara gerejawi, tetapi juga menjadi ruang memperkenalkan nilai kebersamaan, kerukunan, dan semangat Huma Betang yang menjadi identitas masyarakat Kalteng.

“Saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada saudara-saudari yang terpilih menjadi bagian dari kontingen Pesparawi Kalimantan Tengah. Saudara-saudari adalah duta daerah yang membawa nama baik Bumi Tambun Bungai di tingkat nasional,” ujarnya.

Dalam arahannya, Gubernur Kalteng meminta seluruh peserta tampil percaya diri, disiplin, dan menjaga sportivitas selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Manokwari. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan agar kontingen dapat tampil maksimal pada setiap kategori lomba.

Agustiar optimistis kontingen Kalteng mampu kembali mencatat prestasi membanggakan seperti capaian pada penyelenggaraan Pesparawi sebelumnya. Menurutnya, dukungan pemerintah dan doa masyarakat menjadi kekuatan penting bagi para peserta yang akan membawa nama daerah di tingkat nasional.

Ketua Umum (Ketum) Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kalteng Guntur Talajan mengatakan, kontingen tahun ini diperkuat peserta terbaik hasil seleksi dari seluruh kabupaten dan kota di Kalteng. Kontingen Kalteng juga dipastikan mengikuti seluruh kategori yang dipertandingkan pada Pesparawi Nasional XIV.

Kategori lomba yang diikuti meliputi solo anak usia 7–9 tahun dan 10–13 tahun, solo remaja putra dan putri, paduan suara anak, paduan suara remaja, paduan suara pemuda, paduan suara wanita, paduan suara dewasa campuran, vokal grup, musik pop gereja, hingga musik gereja nusantara.

“Kami optimistis dapat meraih hasil terbaik. Dukungan pemerintah daerah serta doa seluruh masyarakat Kalimantan Tengah menjadi motivasi besar bagi kontingen untuk tampil maksimal dan kembali dengan membawa prestasi,” pungkas Guntur.

Kegiatan pelepasan tersebut turut dihadiri Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXII/Tambun Bungai, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalteng, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Kalteng, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalteng, Sekda Kota Palangka Raya, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng, tokoh agama, pelatih, dan seluruh anggota kontingen.

Melalui Pesparawi Nasional XIV, kontingen Kalteng diharapkan tidak hanya membawa pulang prestasi, tetapi juga memperkuat citra daerah sebagai wilayah yang menjunjung tinggi harmoni, persaudaraan, dan toleransi. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com