Peringatan Hari Buruh Internasional di Mahulu berlangsung tanpa aksi unjuk rasa dan diisi kegiatan sosial serta doa bersama yang melibatkan perusahaan dan masyarakat.
MAHAKAM ULU – Kepolisian Resor (Polres) Mahulu menggelar bakti sosial dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional di Masjid Baitul Muttaqin, Ujoh Bilang, Kamis (30/04/2026). Kegiatan berlangsung aman dan kondusif tanpa adanya aksi unjuk rasa dari kalangan pekerja di wilayah tersebut.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Mahulu Eko Alamsyah mengatakan, pelaksanaan peringatan Hari Buruh tahun ini mengacu pada arahan pimpinan Kepolisian Daerah (Polda) untuk mengedepankan kegiatan yang bersifat positif dan humanis, termasuk melalui pendekatan kepada perusahaan.

“Jadi kita mendapatkan arahan dari pimpinan, dalam hal ini Polda, untuk berkoordinasi dengan seluruh perusahaan yang ada di Mahakam Ulu. Kebetulan di sini juga belum terbentuk serikat-serikat buruh, sehingga komunikasi kita lakukan melalui pihak Human Resources Development (HRD) masing-masing perusahaan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hasil koordinasi tersebut menunjukkan tidak adanya rencana aksi unjuk rasa dari pekerja di Mahulu pada momentum Hari Buruh tahun ini.
“Alhamdulillah, dari informasi yang kami terima, tidak ada elemen buruh yang melaksanakan kegiatan aksi. Kalau pun ada, kami arahkan untuk dialihkan ke kegiatan yang lebih positif seperti bakti sosial dan doa bersama,” jelasnya.
Selain itu, Kapolres menyebut sejumlah perusahaan turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, salah satunya melalui pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Ada kegiatan bakti sosial dalam bentuk bakti kesehatan yang dilaksanakan di fasilitas kesehatan, serta malam ini kita laksanakan doa bersama,” tambahnya.
Menurutnya, doa bersama tersebut memiliki dua tujuan utama, yakni sebagai bentuk rasa syukur atas kondisi keamanan daerah yang tetap terjaga serta memohon perlindungan agar situasi kondusif dapat terus berlangsung.
“Doa bersama ini sebagai ungkapan syukur karena Mahakam Ulu selama ini dalam keadaan aman dan kondusif, serta tidak ada hal-hal yang menonjol terkait gangguan keamanan. Selain itu, kita juga memohon agar kondisi ini bisa terus dipertahankan ke depan,” tuturnya.
Ia juga menyinggung kondisi global yang dinilai tidak menentu dan berpotensi memberikan dampak terhadap daerah, termasuk Mahulu.
“Dalam kondisi global saat ini yang tidak baik-baik saja, tentu ada potensi dampak. Namun kita berharap hal tersebut tidak mempengaruhi situasi keamanan di Mahakam Ulu, sehingga proses pembangunan dapat terus berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Kegiatan berlangsung khidmat dan mendapat respons positif dari masyarakat serta pihak perusahaan yang terlibat. []
Penulis: Muhammad Jamaluddin | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan