Cabang kaligrafi MTQ Ke-XXI Nunukan menjadi ajang unjuk kreativitas peserta, dengan kafilah Nunukan Selatan tampil optimistis meraih hasil terbaik.
NUNUKAN – Cabang lomba kaligrafi pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-XXI tingkat Kabupaten Nunukan menjadi panggung unjuk kreativitas peserta, termasuk kafilah Kecamatan Nunukan Selatan yang tampil dengan persiapan matang dan optimisme tinggi, Senin (27/04/2026). Kompetisi ini tidak hanya menguji kemampuan estetika tulisan Arab, tetapi juga ketelitian dan konsistensi peserta dalam mengolah ayat suci menjadi karya seni bernilai tinggi.
Kafilah Nunukan Selatan ambil bagian dalam cabang kaligrafi dengan menampilkan karya yang mengombinasikan keindahan huruf Al-Qur’an, harmoni warna, serta detail goresan. Selama perlombaan, suasana berlangsung tenang, sementara peserta terlihat fokus menyelesaikan karya masing-masing di arena lomba.
Pendamping kafilah Nunukan Selatan, Kurnia, menyebutkan bahwa kesiapan peserta telah dibangun melalui latihan rutin dalam jangka waktu yang cukup panjang.
“Anak-anak sudah berlatih maksimal. Kami berharap bisa memberikan hasil terbaik dan membawa nama baik Kecamatan Nunukan Selatan,” ujarnya sebagaimana diberitakan Simp4tik, Senin (27/04/2026).
Ia menilai cabang kaligrafi memiliki tingkat kesulitan tersendiri karena tidak hanya menuntut keterampilan menulis, tetapi juga kemampuan artistik yang tinggi, termasuk penguasaan komposisi dan ketepatan bentuk huruf.
MTQ Ke-XXI tingkat Kabupaten Nunukan menjadi ajang pembinaan sekaligus kompetisi bagi para peserta dari seluruh kecamatan untuk mengasah kemampuan di bidang keagamaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar kafilah.
Partisipasi kafilah Nunukan Selatan diharapkan mampu mendorong generasi muda untuk lebih mencintai Al-Qur’an melalui seni kaligrafi serta mengembangkan potensi di bidang seni Islam secara berkelanjutan. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan