Pemkab Kutim mulai mengubah pola distribusi sapi kurban Presiden dengan menyalurkannya ke masjid-masjid permukiman agar manfaatnya lebih merata bagi masyarakat.
KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) mulai mengubah skema penyaluran bantuan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan mendistribusikannya ke masjid-masjid di permukiman warga. Tahun ini, bantuan tersebut diserahkan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman kepada panitia Masjid Al-Falah di kawasan Munte, Sangatta, Selasa (26/05/2026), menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Pada tahun-tahun sebelumnya, bantuan hewan kurban Presiden dipusatkan di Masjid Agung Al-Faruq Sangatta. Namun, mulai tahun ini, Pemkab Kutim mencoba memperluas titik penyaluran agar manfaat bantuan dapat dirasakan masyarakat secara lebih merata.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan, perubahan pola distribusi itu dilakukan agar bantuan dari kepala negara tidak hanya terpusat di satu lokasi, tetapi juga menjangkau masjid-masjid lain di tengah permukiman warga.
“Menjelang Iduladha ini, alhamdulillah Bapak Presiden menitipkan sapi ke masing-masing daerah di Indonesia. Untuk di Kutai Timur tahun ini, kita percayakan kepada Masjid Al-Falah di Munte. Kalau tahun lalu kita pusatkan di Masjid Agung, mulai tahun ini kita coba distribusikan ke masjid-masjid lain,” ujar Ardiansyah.
Sapi kurban bantuan Presiden itu menarik perhatian warga karena ukurannya besar. Berdasarkan data teknis yang disampaikan, sapi tersebut memiliki bobot hampir mencapai satu ton. “Kita lihat tadi sapi yang ada itu beratnya hampir 1 ton, tepatnya 950 kilogram. Ini luar biasa,”imbuhnya.
Ardiansyah mengingatkan panitia kurban Masjid Al-Falah agar menyiapkan administrasi dan dokumentasi secara tertib. Menurut dia, seluruh proses, mulai dari penyerahan, penyembelihan, hingga distribusi daging kepada masyarakat, harus didokumentasikan sebagai bahan laporan pertanggungjawaban kepada Istana Negara melalui dinas terkait.
“Saya minta nanti dokumentasinya disiapkan, mulai dari penyerahan hari ini, proses pemotongan, hingga penyerahan simbolis distribusi daging ke masyarakat. Tolong diabadikan dan serahkan laporannya ke Dinas Pertanian terlebih dahulu, untuk kemudian kami teruskan kepada Bapak Presiden,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat di daerah melalui bantuan hewan kurban tersebut.
“Kita berdoa mudah-mudahan sapi yang menjadi kurban bantuan Bapak Presiden ini memberikan keberkahan kepada kita semua di Kutai Timur, dan kepada bangsa Indonesia pada umumnya,” tuturnya.
Selain bantuan dari Presiden, Ardiansyah menyebut Pemkab Kutim juga mengoordinasikan bantuan hewan kurban dari sektor swasta. Sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kutim menyalurkan bantuan melalui Bupati Kutim untuk kemudian disebarkan ke wilayah yang membutuhkan.
“Kalau dari internal pemerintah mungkin hanya sedikit, tetapi dari beberapa sumber perusahaan melalui Bupati itu jumlahnya lebih dari 30 ekor jika tidak salah. Sudah kita sebar luaskan ke beberapa tempat, baik ke masjid, pondok pesantren, maupun tempat-tempat tertentu. Meskipun memang belum semua masjid bisa mendapatkannya tahun ini,” pungkasnya.
Dengan skema distribusi baru tersebut, Pemkab Kutim berharap penyaluran hewan kurban dapat menjangkau lebih banyak warga, terutama di lingkungan masjid, pondok pesantren, dan wilayah yang membutuhkan bantuan pada momentum Iduladha. []
Penulis: Butsainah Yusri | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan