TANAH BUMBU – Komitmen bersih dari narkoba ditegaskan Polres Tanah Bumbu dengan menggelar tes urine terhadap 177 personel. Pemeriksaan dilakukan selama dua hari di Pendopo Gajah Mada, Batulicin, Senin (23/02/2026), sebagai bagian dari pengawasan internal institusi.
Tes diawali oleh Kapolres Tanah Bumbu AKBP Arief Prasetya, disusul Wakapolres Apriyansa Sinatra, pejabat utama (PJU), hingga para kapolsek jajaran. Seluruh anggota, baik di tingkat polres maupun polsek, wajib mengikuti pemeriksaan tanpa terkecuali.
Kasi Humas Polres Tanah Bumbu, Supriyo Sanyoto, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada personel yang terindikasi penyalahgunaan narkoba.
“Dari total 177 anggota yang menjalani tes, seluruhnya dinyatakan negatif narkoba. Ini hasil pemeriksaan menyeluruh tanpa pengecualian,” ujar Supriyo.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar dilakukan tes urine rutin di seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia, mulai dari Mabes hingga satuan kewilayahan.
“Langkah ini adalah bentuk komitmen institusi untuk menjaga integritas dan memastikan tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkotika di internal Polri,” katanya.
Pengawasan dalam pelaksanaan tes dilakukan berlapis, melibatkan unsur internal maupun eksternal. Kebijakan ini juga menjadi refleksi atas sejumlah kasus yang sempat mencoreng institusi, termasuk kasus mantan Kapolres Bima Kota Didik Putra Kuncoro yang dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dan terjerat perkara pidana narkotika.
Polres Tanah Bumbu memastikan tes urine akan terus digelar secara berkala sebagai langkah preventif dan bentuk akuntabilitas kepada publik. “Tes berkala akan terus dilakukan demi menjaga profesionalisme dan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian,” tegas Supriyo.
Dengan hasil seluruh personel dinyatakan negatif, Polres Tanah Bumbu menegaskan perang terhadap narkoba harus dimulai dari internal sebelum menyasar ke luar. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan