PALANGKA RAYA – Balap liar di jalanan Palangka Raya kembali menjadi sorotan. Selama bulan Ramadan, aksi berbahaya ini semakin meresahkan warga dan memicu patroli ketat dari jajaran Polda Kalimantan Tengah, Senin (23/02/2026).
Menurut Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat, balap liar mendominasi pengaduan masyarakat dalam beberapa pekan terakhir. “Bulan Ramadan ini justru menjadi momentum meningkatnya balap liar, dan masyarakat cukup resah dengan kondisi tersebut,” ujarnya.
Polda Kalteng bersama Polres jajaran telah memetakan titik-titik rawan balap liar. Di Palangka Raya, ruas jalan seperti Jalan Garuda, Jalan Adonis Samad, Jalan RTA Milono, dan Jalan Ir Soekarno menjadi fokus patroli malam. “Petugas kami menindaklanjuti laporan masyarakat dengan mengintensifkan pengawasan pada jam-jam rawan,” kata Budi.
Selain patroli, aparat juga melakukan pendekatan preemtif, termasuk menyasar pelajar dan memberikan sosialisasi tertib berlalu lintas. Langkah ini dimaksudkan agar generasi muda memahami risiko tinggi yang mengancam akibat balap liar.
“Kami tidak main-main. Setiap pelaku yang terlibat aksi balap liar akan ditindak tegas sesuai hukum,” tegasnya.
Budi juga mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba menertibkan aksi balap liar sendiri. “Segera laporkan gangguan keamanan, termasuk balap liar, ke Call Center 110. Petugas akan langsung menindaklanjuti agar situasi tetap aman,” pungkasnya.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Polda Kalteng untuk menciptakan jalanan yang aman, tertib, dan nyaman, terutama selama bulan Ramadan. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan