MALINAU – Pemerintah Kabupaten Malinau bersama jajaran kepolisian setempat menggelar kegiatan tanam jagung serentak sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Malinau Kota RT 013, Kabupaten Malinau, pada Sabtu (07/03/2026) sore.
Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama Kapolres Malinau serta sejumlah unsur terkait dari pemerintah daerah dan aparat keamanan. Dalam kesempatan itu, mereka secara simbolis melakukan penanaman jagung di lahan yang telah disiapkan sebagai tanda dimulainya program penanaman jagung di wilayah tersebut.
Program tanam jagung tersebut dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia dan diikuti secara daring oleh sejumlah pemerintah daerah. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor ST/459/III/KEP./2026 yang mengatur pelaksanaan tanam jagung serentak pada kuartal pertama tahun 2026.
Bupati Wempi menyampaikan bahwa sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah yang memiliki potensi lahan pertanian cukup luas seperti Malinau.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan ini menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, serta masyarakat dalam mendukung program strategis pemerintah pusat.
“Kegiatan penanaman jagung secara serentak ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” kata Wempi saat memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong pengembangan sektor pertanian agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian masyarakat di Kabupaten Malinau.
“Melalui program seperti ini, kami berharap produksi komoditas pertanian, khususnya jagung, dapat meningkat sehingga berdampak positif bagi kesejahteraan petani dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, kegiatan penanaman jagung tersebut juga menjadi bagian dari program Polres Malinau yang direncanakan berlangsung sepanjang tahun 2026. Program ini diharapkan mampu memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal untuk meningkatkan produksi pangan.
Selain sebagai langkah mendukung program swasembada pangan nasional, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sektor pertanian secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Malinau menilai penguatan sektor pangan tidak hanya penting untuk menjaga ketersediaan bahan pangan, tetapi juga sebagai salah satu upaya memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di daerah.
Dengan adanya program tanam jagung serentak ini, diharapkan produksi jagung di Kabupaten Malinau dapat terus meningkat sehingga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan mendukung program ketahanan pangan nasional. []
Redaksi4
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan