Truk trailer bermuatan alat hidrolik terbalik di Jalan Provinsi KM 171 Satui, Tanbu, setelah ban sebelah kiri selip dan turun ke bahu jalan.
TANAH BUMBU – Kecelakaan tunggal truk trailer bermuatan alat hidrolik di jalur utama Trans Kalimantan, Desa Satui Barat, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), menjadi perhatian karena proses evakuasi kendaraan harus menunggu alat berat crane dari Banjarmasin. Peristiwa itu terjadi di Jalan Provinsi Kilometer 171, Jumat (29/05/2026) sekitar pukul 01.30 Wita.
Truk besar jenis Hino model tractor head berwarna hijau dengan nomor polisi L 8331 AAA tersebut terbalik ke sisi kiri bahu jalan saat dalam perjalanan dari Banjarmasin menuju Manggalau, Kabupaten Kotabaru. Meski kendaraan mengalami kecelakaan, pengemudi dilaporkan selamat dan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tanbu Arief Prasetya melalui Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Supriyo Sanyoto membenarkan kecelakaan tunggal tersebut, sebagaimana diberitakan Banjarmasinpost, Jumat (29/05/2026).
“Betul, telah terjadi laka lantas tunggal satu unit trailer. Berdasarkan keterangan sopir di lapangan, unit yang dikendarainya mengalami ban slip di bagian ban sebelah kiri,” ujar Supriyo Sanyoto
Berdasarkan keterangan awal, ban sebelah kiri truk mengalami selip hingga turun ke area bahu jalan. Kondisi itu diperparah oleh perbedaan tinggi antara badan jalan utama dan bahu jalan di lokasi kejadian.
Akibat beban muatan yang berat serta posisi kendaraan yang mendadak miring, truk kehilangan keseimbangan dan akhirnya terbalik ke sisi kiri bahu jalan. Muatan alat hidrolik yang dibawa membuat proses penanganan tidak bisa dilakukan secara sederhana.
Supriyo memastikan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Pengemudi truk selamat, sementara proses evakuasi kendaraan masih menunggu kedatangan alat berat crane dari Banjarmasin.
“Untuk korban jiwa nihil. Sementara ini, untuk proses evakuasi badan truk masih menunggu kedatangan unit alat berat crane yang dikirim dari Banjarmasin,” tutup Kasi Humas.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi pengemudi kendaraan bermuatan berat agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur Trans Kalimantan, terutama pada malam hingga dini hari. Pemeriksaan kondisi ban, kestabilan muatan, serta kewaspadaan terhadap perbedaan tinggi bahu jalan dinilai penting untuk mencegah kecelakaan serupa. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan