Pentas Seni Nusantara Blesskids School Kubu Raya menjadi ruang ekspresi anak berkebutuhan khusus sekaligus penguatan dukungan terhadap pendidikan inklusif.
PONTIANAK – Pentas Seni Nusantara Blesskids School Kubu Raya menjadi ruang bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk menunjukkan potensi, keberanian, dan kreativitas mereka di Hotel Golden Tulip Pontianak, Rabu (10/06/2026).
Wakil Bupati (Wabup) Kubu Raya Sukiryanto menilai kegiatan tersebut bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga bentuk pengayoman terhadap anak-anak berkebutuhan khusus agar mendapat ruang tumbuh yang setara.
Pernyataan itu disampaikan Sukiryanto seusai menyaksikan penampilan anak-anak Blesskids School Kubu Raya dalam Pentas Seni Nusantara, sebagaimana dilansir Prokopim Kubu Raya, Rabu (10/06/2026).
“Seorang guru harus berjuang, menyesuaikan keadaan anak. Kemudian orang tua harus bersabar, karena ini adalah anugerah,” kata Sukiryanto seusai kegiatan.
Sukiryanto mengapresiasi perjuangan guru dalam menyesuaikan metode pembelajaran dengan kondisi dan kebutuhan setiap anak. Menurut dia, proses pendidikan inklusif membutuhkan kesabaran, ketelatenan, dan dukungan kuat dari orang tua.
Ia juga menyatakan dukungan terhadap pendidikan inklusif yang dijalankan Blesskids School. Sukiryanto berharap sekolah tersebut dapat memperluas jangkauan agar bisa diakses semua kalangan, termasuk keluarga menengah ke bawah.
“Semua orang tua bisa masuk. Jangan sampai yang ingin mengejar pendidikan di sini tidak mampu karena biaya. Yayasan harus menyiapkan untuk anak-anak dari keluarga menengah ke bawah. Itu harapan kita supaya semua sama-sama menikmati,” harapnya.
Sukiryanto secara khusus menyoroti semangat anak-anak yang tampil di panggung serta kebahagiaan para orang tua saat melihat perkembangan putra-putrinya.
“Oh, anak saya sudah tampil di pentas seni. Orang tua bisa tersenyum, anak-anak bisa tersenyum,” tuturnya haru.
Ia berharap Pentas Seni Nusantara dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sebagai ruang ekspresi sekaligus sarana memperkuat kepedulian terhadap anak-anak berkebutuhan khusus.
“Harapan saya ini bisa dipertahankan, kalau perlu ditingkatkan. Sehingga anak-anak yang memiliki perbedaan bisa terayomi dan menikmati pendidikan,” pungkasnya. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan