Sejumlah isu pembangunan di Kalimantan Selatan mencakup infrastruktur, kesehatan, investasi, energi, hingga aspirasi masyarakat desa menjadi sorotan utama pemberitaan daerah.
TABALONG – Sejumlah isu pembangunan, layanan publik, hingga aspirasi masyarakat desa di Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi sorotan dalam rangkaian pemberitaan ekonomi dan kesejahteraan rakyat sepanjang Jumat (3/7/2026). Berbagai kebijakan daerah dan sinergi antarinstansi muncul sebagai fokus utama yang mencerminkan dinamika pembangunan di tingkat lokal.
Salah satu isu utama datang dari Kabupaten Tapin yang mendorong rencana normalisasi Sungai Barito sebagai langkah antisipasi banjir di wilayah rawan genangan. Usulan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan infrastruktur pengendalian bencana di daerah aliran sungai strategis.
Di sektor pelayanan publik, Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru bersama Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) memperkuat komitmen peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat melalui kerja sama pengembangan layanan medis dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan.
Sementara itu, di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Sekretaris Daerah (Sekda) HSS membuka kegiatan sosialisasi peraturan serta pendampingan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) bagi pelaku usaha sebagai upaya meningkatkan kepatuhan investasi daerah dan memperkuat iklim usaha.
Dari sektor energi, Perusahaan Listrik Negara (PLN) disarankan untuk memanfaatkan Bendungan Tapin sebagai sumber energi alternatif guna mendukung pengembangan energi terbarukan di wilayah Kalsel.
Selain itu, program Barakat Tabalong Smart di Kabupaten Tabalong menjadi ruang strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat desa, sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan warga dalam proses pembangunan berbasis kebutuhan lokal.
Rangkaian isu tersebut menggambarkan arah kebijakan pembangunan Kalsel yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga memperkuat pelayanan publik, energi berkelanjutan, serta partisipasi masyarakat desa dalam pembangunan daerah.
“Kami berharap berbagai program ini benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat di tingkat bawah,” demikian salah satu rangkuman pernyataan dalam laporan kegiatan tersebut sebagaimana diwartakan Antara, Sabtu (04/07/2026).
Konsolidasi berbagai sektor tersebut diharapkan dapat mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Kalsel secara berkelanjutan. []
Redaksi08
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan