Ajang Putra Putri Pariwisata Tanah Laut 2026 menjadi strategi Pemkab Tala dalam mencetak duta muda untuk mempromosikan potensi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif daerah.
TANAH LAUT – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut (Tala) dalam memperkuat promosi pariwisata daerah mendapat sorotan melalui ajang Pemilihan Putra Putri Pariwisata Tala Tahun 2026 yang dinilai menjadi ruang strategis pembentukan duta muda daerah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi kompetisi bakat, tetapi juga wadah kaderisasi generasi muda yang akan membawa citra pariwisata dan budaya Tala ke tingkat lebih luas.
Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tala, Hj Dian Rahmat, menegaskan bahwa ajang tersebut memiliki peran penting dalam menjaring generasi muda yang tidak hanya unggul secara kemampuan, tetapi juga memiliki wawasan dan kepedulian terhadap potensi daerah. Ia menyampaikan hal tersebut saat membuka Malam Adu Bakat (Talent Show) Pemilihan Putra Putri Pariwisata Tala Tahun 2026 di Balairung Tuntung Pandang Pelaihari, Jumat (03/07/2026), sebagaimana diwartakan Antara, Sabtu (04/07/2026).
“Saya berharap akan lahir duta-duta pariwisata mampu menjadi perpanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dalam mempromosikan berbagai potensi wisata, budaya serta kekayaan daerah yang kita miliki,” ujar Hj Dian Rahmat.
Ia menambahkan, para finalis diharapkan tidak hanya tampil sebagai peserta lomba, tetapi juga menjadi representasi daerah dalam memperkenalkan potensi pariwisata, budaya, hingga ekonomi kreatif ke tingkat provinsi maupun nasional. Ajang tersebut, menurutnya, menjadi bagian dari strategi pembangunan sektor pariwisata berbasis generasi muda.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Tala, Zulpuaddin, menjelaskan bahwa proses seleksi diawali dengan 54 peserta yang mendaftar dan mengikuti seleksi administrasi. Setelah melalui tahap tes tertulis dan wawancara, jumlah peserta mengerucut menjadi 12 orang.
Tahapan seleksi kemudian berlanjut ke grand audition, presentasi, Sasirangan runway, photoshoot, hingga masa karantina yang dibekali materi public speaking, personal branding, wawasan kebangsaan, dan kepariwisataan. Dari rangkaian tersebut, delapan finalis terbaik terpilih untuk tampil pada malam puncak adu bakat.
Acara tersebut turut dihadiri Bupati Tala, Sekretaris Daerah (Sekda) Tala, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, pelaku seni, desainer busana, perbankan, sponsor, serta keluarga finalis. Penilaian peserta dilakukan oleh tiga dewan juri, yakni Hj Henny Astuty, Daddy Ari Miswan, dan Robby Iskandar.
Ajang ini diharapkan tidak hanya melahirkan figur duta wisata, tetapi juga memperkuat ekosistem promosi daerah yang melibatkan generasi muda sebagai aktor utama dalam pembangunan sektor pariwisata Tala. []
Redaksi08
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan