Kelalaian penggunaan kompor diduga memicu kebakaran yang menghanguskan dua rumah dan memaksa evakuasi lansia di kawasan padat Barabai.
HULU SUNGAI TENGAH – Dugaan kelalaian saat memasak memicu kebakaran yang menghanguskan dua rumah warga di Desa Banua Jingah, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu. Peristiwa ini tidak hanya menyebabkan kerugian materiil, tetapi juga memaksa penghuni kehilangan tempat tinggal setelah bangunan berbahan kayu tersebut terbakar habis di kawasan padat penduduk.
Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) HST, Fitriadinor, memastikan api telah berhasil dikendalikan setelah petugas gabungan melakukan penanganan intensif di lokasi kejadian. “Petugas dan relawan gabungan sudah melakukan penanganan dan api dipastikan sudah berhasil dipadamkan sepenuhnya,” katanya, sebagaimana dilansir Antara, Rabu (30/04/2026).
Berdasarkan data di lapangan, dua rumah yang terbakar merupakan bangunan kayu yang berada di lingkungan padat penduduk. Seluruh bagian rumah dilaporkan hangus 100 persen, termasuk dokumen penting milik penghuni.
“Masing-masing milik Rustam Effendi 1 kepala keluarga (KK) 1 jiwa dan Samsuni 1 KK 3 jiwa),” lanjutnya.
Kebakaran tersebut pertama kali diketahui saat api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lain. Petugas BPBD dan Damkar HST bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), relawan, serta warga sekitar bahu-membahu memadamkan api guna mencegah penyebaran lebih luas.
Informasi sementara di lokasi kejadian menyebutkan, sumber api diduga berasal dari kompor yang tidak dimatikan setelah digunakan. Kondisi tersebut memicu kobaran api yang kemudian tidak terkendali.
“Ditinggal ke kebun, apinya membesar lalu merembet,” kata salah satu warga setempat.
Di tengah kepanikan, warga juga berhasil mengevakuasi seorang lanjut usia (lansia) yang memiliki keterbatasan penglihatan dan mobilitas. Korban dievakuasi dengan cara digotong keluar dari rumah untuk menghindari bahaya.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah tangga, khususnya penggunaan peralatan memasak di lingkungan padat penduduk. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan