Kenaikan harga Dexlite hingga Rp19.650 per liter di Paser diikuti pembatasan pasokan yang berdampak pada antrean dan ketersediaan BBM di SPBU.
PASER – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Dexlite terjadi di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim), disertai pembatasan pasokan yang berdampak pada ketersediaan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kilo 1 Tanah Grogot sejak 18 April 2026.
Pengawas SPBU Kilo 1 Tanah Grogot, Dalle, mengatakan harga Dexlite mengalami kenaikan signifikan sesuai edaran dari PT Pertamina (Persero). Harga yang sebelumnya Rp14.800 per liter naik menjadi Rp19.650 per liter.

“Sesuai dengan edaran Pertamina tekait kenaikan harga yang ditetapkan per tanggal 18 April, untuk harga Dexlite itu naik sangat tinggi, dari 14.800 ribu menjadi 19.650 perliter”, ungkap Dalle saat ditemui di ruangannya, Senin (20/04/2026).
Selain kenaikan harga, pasokan Dexlite ke SPBU juga mengalami pembatasan. Jika sebelumnya pengiriman dapat mencapai 32 kiloliter (KL) per hari, kini dibatasi maksimal 24 KL sejak awal April 2026. Pada Maret sebelumnya, jumlah pasokan masih bersifat fluktuatif mengikuti permintaan SPBU.
“Untuk penyebab pembatasan, kami tidak berani pastikan. Lebih tepatnya bisa tanya langsung ke Pertamina,” ujar Dalle.
Meski harga naik, antrean pembelian Dexlite masih tinggi. Konsumen didominasi oleh bus dan truk yang membutuhkan BBM dalam jumlah besar untuk operasional.
“Untuk saat ini tidak ada perbedaan meskipun ada kenaikan. Tetap di dominasi bus dan kendaraan operasional. Kalau untuk pembelian menggunakan jerigen sudah tidak diperbolehkan lagi, kecuali bagi pengusaha tani, atau kebutuhan dinas, itupun dengan syarat tertentu”, imbuhnya.
Dalle menambahkan, pembelian menggunakan jerigen atau drum saat ini dibatasi, kecuali untuk keperluan tertentu seperti usaha tani dengan persyaratan khusus.
Berdasarkan pantauan di lokasi, stok BBM di SPBU tersebut kerap kosong, terutama saat pasokan terbatas. Kondisi ini menyebabkan Dexlite bisa habis lebih cepat, bahkan sebelum sore hari.
“Jika pasokan banyak, penjualan bisa bertahan hingga sore. Namun jika stok sedikit, Dexlite bisa habis pada siang hari”, pungkasnya.
Distribusi BBM dari Pertamina ke SPBU umumnya dilakukan pada sore hari, sehingga ketersediaan sangat bergantung pada jumlah pasokan harian. Kondisi ini berpotensi memengaruhi kelancaran operasional transportasi dan distribusi logistik di wilayah Paser. []
Penulis: Wiwik Rahmawati| Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan