Kebakaran hebat melanda kompleks Kantor Bupati Bulungan dan menghanguskan sejumlah ruang strategis pemerintahan, termasuk ruang bupati, wabup, sekda, dan Gedung Tenguyun.
BULUNGAN – Kebakaran hebat melanda kompleks Kantor Bupati Bulungan di Jalan Jelarai Raya, Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kecamatan Tanjung Selor, Rabu (20/05/2026) malam, dan menghanguskan sejumlah ruang strategis pusat pemerintahan daerah.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.00 Waktu Indonesia Tengah (Wita) itu membuat ruang kerja Bupati Bulungan, ruang kerja Wakil Bupati (Wabup) Bulungan, ruang Sekretaris Daerah (Sekda) Bulungan, serta Gedung Tenguyun terdampak parah.
Kebakaran tersebut menjadi perhatian besar karena Kantor Bupati Bulungan merupakan salah satu objek vital Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan. Gedung itu selama ini digunakan untuk aktivitas administrasi, pelayanan pemerintahan, dan agenda resmi daerah.
Api pertama kali terlihat membesar dari bagian utama gedung kantor. Dalam waktu singkat, kobaran api merambat ke sejumlah ruangan penting di kompleks perkantoran tersebut, sebagaimana diberitakan Nusantaranews, Rabu (20/05/2026).
Petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Kabupaten Bulungan yang menerima laporan langsung mengerahkan seluruh armada ke lokasi. Proses pemadaman juga melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi.
Selain mobil PMK milik Pemkab Bulungan, armada water cannon milik Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) dan Brigade Mobile (Brimob) Polda Kaltara juga diterjunkan untuk membantu menjinakkan api. Bantuan tambahan datang dari mobil PMK Bandara Tanjung Harapan.
Meski puluhan personel dikerahkan, upaya pemadaman berlangsung cukup sulit. Tiupan angin kencang membuat api cepat menjalar ke bagian bangunan lain. Kondisi tersebut diperparah oleh material bangunan yang didominasi kayu dan gipsum.
Sekitar pukul 22.00 Wita, api dilaporkan semakin membesar dan mulai melalap ruang kerja Bupati dan Wabup Bulungan. Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dan dapat disaksikan warga dari radius cukup jauh.
Situasi di sekitar lokasi sempat dipenuhi warga yang berdatangan untuk menyaksikan kebakaran. Sejumlah pegawai dan masyarakat tampak panik melihat api terus membesar di pusat aktivitas pemerintahan tersebut.
Salah seorang warga yang mengaku bekerja sebagai petugas kebersihan di Kantor Bupati Bulungan mengatakan dirinya langsung menuju lokasi setelah mengetahui kantor tempatnya bekerja terbakar.
“Ya Allah Allahuakbar.. Mudah-mudahan cepat padam,” ujarnya saat berada di sekitar lokasi kebakaran.
Warga yang rumahnya berada sekitar 200 meter dari kantor bupati itu mengaku melihat langsung kobaran api dari kediamannya.
“Baru saja melihat tadi saya langsung ke sini. Karena api kelihatan dari rumah,” katanya.
Petugas terus berjibaku mengendalikan api hingga larut malam. Sekitar pukul 23.00 Wita, kobaran api mulai berhasil dikendalikan, meski proses pendinginan masih dilakukan karena beberapa titik api kembali muncul di dalam bangunan.
Hingga proses pemadaman berlangsung, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Aparat kepolisian diperkirakan akan melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api dan menghitung total kerugian akibat peristiwa tersebut.
Belum ada laporan resmi terkait korban jiwa dalam kebakaran ini. Namun, insiden tersebut diperkirakan menimbulkan kerugian besar karena sejumlah ruang strategis pemerintahan dan fasilitas administrasi penting ikut terdampak. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan