Dua pengunjung terluka akibat pecahan kaca plafon saat kebakaran yang diduga dipicu ledakan tabung LPG terjadi di Coffee Shop Butu, Pontianak Selatan.
PONTIANAK – Pecahan kaca dari plafon interior menjadi salah satu penyebab luka yang dialami dua pengunjung Coffee Shop Butu di Jalan Gajah Mada, Pontianak Selatan, Kota Pontianak, saat kebakaran yang diduga dipicu ledakan tabung gas liquefied petroleum gas (LPG), Selasa (07/07/2026).
Dua pengunjung yang terluka itu ialah Safira Angreyni (27) dan Afifah (18). Keduanya berada di dalam kafe sekitar 20 menit sebelum ledakan terjadi, sebagaimana diberitakan Detik, Selasa, (07/07/2026).
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Pontianak Selatan Inayatun Nurhasanah mengatakan, Safira datang bersama Afifah sekitar pukul 10.00 Waktu Indonesia Barat (WIB). Saat itu, keduanya sudah menerima pesanan kopi dan semula bersiap meninggalkan lokasi.
“Korban datang bersama temannya untuk menikmati kopi. Dari keterangan yang kami peroleh, mereka sudah menerima pesanannya dan sebenarnya hendak pulang,” kata Ina.
Namun, keduanya memilih bertahan sebentar di dalam kafe untuk berfoto. Tidak lama setelah itu, suara ledakan keras terdengar dari area kafe dan membuat material kaca dari bagian plafon berjatuhan.
“Tiba-tiba terdengar suara ledakan yang cukup keras. Hampir bersamaan, serpihan kaca dari bagian plafon berjatuhan dan mengenai korban,” ujar Ina.
Ina menjelaskan, plafon interior kafe menggunakan material kaca sebagai bagian dari desain ruangan. Ketika ledakan terjadi, pecahan kaca berhamburan dan melukai sejumlah orang yang berada di dalam kafe.
Safira mengalami luka robek pada bagian hidung serta ibu jari tangan kiri akibat terkena pecahan kaca. Sementara itu, Afifah mengalami benturan yang menimbulkan benjolan di bagian belakang kepala dan mengeluhkan nyeri pada bahu kiri.
Dalam kondisi panik, keduanya berlari keluar bersama pengunjung dan karyawan lain untuk menyelamatkan diri. Para korban kemudian dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Setelah berhasil keluar, korban bersama empat korban lainnya langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Kharitas Bhakti untuk mendapatkan penanganan medis,” kata Ina.
Selain dua pengunjung, sejumlah karyawan juga dilaporkan mengalami luka bakar akibat peristiwa tersebut. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang diduga berawal dari ledakan tabung gas LPG di ruang produksi Coffee Shop Butu.
Kapolsek Pontianak Selatan menyebut penyelidikan diperlukan untuk memastikan sumber ledakan, titik awal api, serta kondisi keamanan area produksi kafe. Hasil penyelidikan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang di tempat usaha kuliner. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan