Rapat Satgas PKH di Kantor Kemhan dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara dan berlangsung setelah penetapan Febrie Adriansyah sebagai tersangka dugaan korupsi dan TPPU.
JAKARTA – Sejumlah pejabat yang tergabung dalam Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menghadiri rapat koordinasi di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta Pusat, Senin (13/7). Pertemuan dipimpin Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Pengarah Satgas PKH.
Rapat tersebut dihadiri Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Agus Subiyanto yang menjabat Wakil Ketua Pengarah II Satgas PKH serta Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin sebagai Wakil Ketua Pengarah I. Berdasarkan pantauan di lokasi, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo yang menjabat Wakil Ketua Pengarah III belum terlihat hadir hingga berita ini ditulis.
Selain itu, rapat juga diikuti Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh yang merupakan Anggota Pengarah Satgas PKH. Hadir pula Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Richard Tampubolon selaku Wakil Ketua Pelaksana I Satgas PKH dan Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung (Kejagung) Kuntadi.
Pertemuan berlangsung tidak lama setelah mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Sebelumnya, Febrie menjabat Ketua Pelaksana Satgas PKH.
Rangkaian rapat tersebut berlangsung di Kantor Kemhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Senin (13/07/2026). Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai agenda maupun hasil pembahasan rapat tersebut. []
Redaksi08
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan