Pemkab Malinau Alokasikan Rp1,2 Miliar untuk 43 Sapi Kurban

Pemkab Malinau mengalokasikan Rp1,2 miliar untuk 43 ekor sapi kurban yang disalurkan ke sejumlah masjid sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian sosial pada Iduladha 1447 Hijriah.

MALINAU
– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau mengalokasikan anggaran Rp1,2 miliar untuk pengadaan 43 ekor sapi kurban yang disalurkan ke sejumlah masjid di Kabupaten Malinau (Malinau) pada momentum Iduladha 1447 Hijriah. Bantuan itu disebut sebagai bentuk kebersamaan pemerintah daerah dengan masyarakat.

Bupati Malinau Wempi W Mawa mengatakan, semangat kebersamaan menjadi dasar utama Pemkab Malinau dalam pelaksanaan kurban tahun ini. Hal itu ia sampaikan usai meninjau proses penyembelihan hewan kurban di Masjid Agung Darul Jalal, Desa Malinau Hulu, Rabu (27/05/2026), sebagaimana diwartakan Media Center, Rabu, (27/05/2026).

Selain bantuan dari Pemkab Malinau, pelaksanaan kurban tahun ini juga mendapat dukungan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, serta sumbangan pribadi dan jemaah. Bantuan tersebut disalurkan untuk masyarakat melalui sejumlah masjid di Malinau.

“Semoga semua bantuan ini menjadi berkah dan bermanfaat bagi masyarakat di masing-masing tempat,” katanya.

Wempi bersama Wakil Bupati (Wabup) Malinau, para asisten, dan sejumlah pejabat Pemkab Malinau turut memantau langsung pelaksanaan kurban di lapangan. Menurut dia, momentum Iduladha menjadi waktu yang tepat bagi pemerintah untuk berbagi kepada masyarakat.

“Ini adalah momentum yang tepat bagi pemerintah untuk berbagi kepada masyarakat. Karena penerima kurban ini juga masyarakat kita sendiri yang sudah mendoakan negara ini, mendoakan pemerintahan ini. Nah, inilah waktunya dengan situasi dan kemampuan kami memilih untuk berbagi dari alokasi dana ini. Karena ini bukan untuk siapa-siapa, ini untuk masyarakat yang ada di Kabupaten Malinau,” ungkapnya.

Wempi menjelaskan, Pemkab Malinau memahami adanya kemungkinan penurunan bantuan kurban mandiri dari sejumlah pihak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Karena itu, setelah melakukan verifikasi dan mendengar kondisi di lapangan, Pemkab Malinau memutuskan menambah jumlah bantuan sapi kurban.

Menurut dia, kebijakan tersebut diambil agar manfaat Iduladha tetap dirasakan masyarakat secara lebih luas, terutama melalui distribusi hewan kurban ke sejumlah masjid. Pemerintah daerah berharap bantuan tersebut dapat memperkuat kepedulian sosial sekaligus menjaga nilai gotong royong di tengah masyarakat.

“Kami memilih untuk berbagi di hari yang spesial ini. Selama itu bisa bermanfaat bagi masyarakat, kenapa tidak,” pungkasnya.

Melalui alokasi anggaran kurban tersebut, Pemkab Malinau berharap semangat berbagi pada Iduladha tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial antara pemerintah dan masyarakat. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com