ilustrasi

Sempat Mengonsumsi Miras, Pria Mempawah Ditemukan Meninggal Dunia

Polisi menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah F yang ditemukan meninggal dunia saat menginap di rumah rekannya di Kecamatan Mempawah Hilir.

MEMPAWAH – Polisi menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah F, pria berusia 41 tahun asal Jalan Gusti Sulung Lelanang, Desa Pasir, Kabupaten Mempawah, yang ditemukan meninggal dunia di rumah rekannya di Jalan Gusti Ibrahim Syafiudin, Kecamatan Mempawah Hilir, Rabu (08/07/2026) malam.

F ditemukan tidak bernyawa saat menginap di rumah rekannya di kawasan Rukun Tetangga (RT) 039/Rukun Warga (RW) 017, Jalan Gusti Ibrahim Syafiudin. Temuan itu dilaporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Mempawah Hilir sekitar pukul 21.00 WIB, sebagaimana diberitakan Mempawah News, Rabu (08/07/2026).

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mempawah Hilir Edi Marwan membenarkan adanya laporan penemuan jenazah tersebut. Berdasarkan keterangan sementara, peristiwa bermula ketika saksi Chandra bertemu dengan F di halaman salah satu kafe di Kota Mempawah pada Selasa dini hari. Saat itu, Chandra melihat F mengonsumsi minuman keras (miras) jenis Tajok dalam kemasan botol.

“Kemudian, saksi mengajak korban F mengantarkan sepeda motor milik rekannya bernama Jefri di Jalan Gusti Ibrahim Syafiudin,” jelasnya.

Setelah tiba di rumah Jefri, F disebut berada dalam pengaruh alkohol. Jefri kemudian menyarankan agar F dan Chandra menginap di rumahnya untuk beristirahat.

“Korban F dan saksi Chandra bersedia menginap dirumah saksi Jefri. Saat itu, korban F tidur di dalam kamar. Sementara saksi Jefri dan Chandra tidur di ruang tengah. Jadi korban dan kedua saksi tidur di ruangan terpisah,” bebernya.

Pada Rabu pagi sekitar pukul 09.00 WIB, Jefri dan Chandra bangun lalu beraktivitas seperti biasa, termasuk memasak dan membersihkan rumah. Namun, hingga sore hari sekitar pukul 17.00 WIB, F belum juga bangun dari kamar.

“Lantaran sampai sore hari korban F tak kunjung bangun tidur, saksi Chandra masuk ke dalam kamar untuk membangunkan korban. Namun, korbank tak kunjung bangun dari tidurnya,” ujar Kapolsek.

Kecurigaan saksi menguat setelah tubuh F terlihat kaku. Chandra dan Jefri kemudian meminta bantuan tetangga untuk mengecek kondisi F sebelum peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Mempawah Hilir.

“Menindaklanjuti laporan itu, petugas mendatangi TKP dan mengecek. Dan setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata korban F sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Petugas kemudian mengevakuasi jenazah F ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rubini Mempawah untuk dilakukan visum luar oleh tim medis. Pemeriksaan awal menemukan sejumlah luka lecet pada siku tangan kiri serta lebam mayat, tetapi tidak menemukan indikasi kekerasan.

“Berdasarkan hasil visum dokter di RSUD dr Rubini Mempawah, banyak diitemukan luka lecet di sikut tangan kiri korban, ada penumpukan lebam mayat. Namun, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” tandasnya.

Polisi masih mendalami keterangan para saksi dan hasil pemeriksaan medis untuk memastikan rangkaian peristiwa sebelum F ditemukan meninggal dunia. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com