Serangan udara Israel di pusat Kota Gaza saat Iduladha menewaskan warga sipil dan disertai klaim penargetan terhadap Mohammed Awda yang disebut sebagai calon komandan baru Hamas.
GAZA – Pemboman besar-besaran yang dilakukan militer Israel di pusat Kota Gaza saat malam Hari Raya Iduladha kembali memicu jatuhnya korban sipil. Di tengah serangan tersebut, Pemerintah Israel mengklaim telah menargetkan sekaligus membunuh Mohammed Awda yang disebut sebagai calon komandan baru sayap bersenjata Hamas.
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz menyatakan operasi udara itu diarahkan untuk memburu Awda di Jalur Gaza. Klaim tersebut muncul setelah serangan menghantam kawasan padat penduduk di Kota Gaza.
Sumber medis Palestina melaporkan seorang perempuan tewas dan beberapa warga lainnya mengalami luka-luka akibat serangan udara tersebut. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari Hamas terkait klaim Israel tentang kematian Mohammed Awda.
Pemerintah Israel menuduh Awda telah dipilih menjadi komandan baru sayap militer Hamas di tengah konflik yang terus berlangsung di Gaza. Informasi itu sebagaimana dilansir Anadolu Agency, Rabu (27/05/2026).
Serangan udara yang berlangsung saat warga Palestina merayakan Iduladha menambah panjang daftar korban sipil dalam konflik bersenjata di Jalur Gaza. Situasi kemanusiaan di wilayah tersebut juga dilaporkan semakin memburuk akibat intensitas serangan yang terus meningkat. []
Redaksi1
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan