Seorang pengendara motor meninggal dunia dan anaknya dirawat setelah sepeda motor yang mereka tumpangi bertabrakan dengan dump truk pengangkut pasir di Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya.
PALANGKA RAYA – Kecelakaan maut antara sepeda motor Suzuki Skydrive dan dump truk pengangkut pasir di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 23,5, Kelurahan Marang, Kota Palangka Raya, menjadi peringatan penting bagi pengendara untuk memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum berkendara.
Peristiwa yang terjadi di depan Gereja Bahtera, Rabu (20/05/2026) sekitar pukul 13.20 Waktu Indonesia Barat (WIB), itu menyebabkan pengendara sepeda motor, Yayuk Suyanti, meninggal dunia. Sementara anaknya, Zaskia Raya Oktavia, yang saat itu dibonceng, mengalami luka dan menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Betang Pambelum.
Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Suzuki Skydrive yang dikendarai Yayuk dengan membonceng Zaskia dan dump truk kuning bernomor polisi DA 8786 DC yang dikemudikan Kukuh Prasetyo.
Berdasarkan penyelidikan awal Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya, sebagaimana diberitakan Sumber Berita, Rabu (20/05/2026), dump truk tersebut melaju dari arah Tangkiling menuju Bundaran Besar Palangka Raya.
Dari arah berlawanan, sepeda motor yang dikendarai Yayuk melaju dengan membonceng Zaskia. Dalam penyelidikan awal, sepeda motor tersebut diduga perlahan bergerak masuk ke jalur berlawanan.
Saat kejadian, dump truk dilaporkan melaju dalam kecepatan sedang karena membawa muatan pasir. Namun, jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat pengemudi truk tidak sempat melakukan manuver menghindar.
“Benturan pun tidak dapat dihindari. Sepeda motor terlebih dahulu menyerempet bagian samping kanan dump truk sebelum akhirnya menghantam bagian bak kendaraan,” bebernya.
Akibat benturan tersebut, pengendara sepeda motor terpental ke badan jalan dan mengalami luka serius. Yayuk dinyatakan meninggal dunia, sedangkan Zaskia yang terlempar ke sisi kiri masih sempat terlihat bergerak dalam video yang beredar sebelum mendapatkan perawatan medis.
Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut. Pemeriksaan lanjutan dilakukan untuk memastikan rangkaian peristiwa, termasuk dugaan penyebab sepeda motor masuk ke jalur berlawanan.
Satlantas Polresta Palangka Raya mengimbau masyarakat lebih disiplin saat berkendara. Pengendara diminta tidak memaksakan diri apabila kondisi tubuh lelah, mengantuk, atau tidak prima, karena kelengahan sesaat dapat berakibat fatal di jalan raya.
Kecelakaan di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 23,5 ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk menjaga konsentrasi, mematuhi lajur, serta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalur yang juga dilalui kendaraan besar. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan