PALANGKA RAYA – Menjelang meningkatnya aktivitas belanja masyarakat selama bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri, warga diminta untuk lebih cermat ketika membeli berbagai produk yang ditawarkan dengan harga promosi. Imbauan tersebut disampaikan Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, agar konsumen tidak hanya terpikat oleh potongan harga, tetapi juga memperhatikan keamanan produk yang dibeli.
Menurut Khemal, periode Ramadan hingga Lebaran biasanya dimanfaatkan oleh banyak toko dan pusat perbelanjaan untuk menggelar berbagai program diskon. Promo tersebut tentu menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih murah. Namun di sisi lain, konsumen tetap perlu meningkatkan kewaspadaan.
Ia menilai tidak sedikit konsumen yang langsung membeli barang karena tergiur harga yang lebih rendah tanpa terlebih dahulu mengecek kondisi dan masa berlaku produk.
“Konsumen sebaiknya tidak langsung tergoda oleh harga promo. Pastikan dulu produk yang dibeli masih layak konsumsi, terutama dengan memeriksa tanggal kedaluwarsanya,” kata Khemal Nasery, Senin (09/03/2026).
Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap label produk merupakan langkah penting untuk melindungi kesehatan keluarga. Produk yang mendekati masa kedaluwarsa berpotensi menimbulkan risiko apabila dikonsumsi tanpa memperhatikan batas waktu yang ditentukan.
Karena itu, Khemal mengingatkan masyarakat agar lebih teliti sebelum memasukkan barang ke dalam keranjang belanja. Menurutnya, kesadaran konsumen menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga keamanan pangan di tengah maraknya promo yang ditawarkan di pasaran.
Selain memberikan imbauan kepada masyarakat, Khemal juga menyoroti tanggung jawab pelaku usaha dalam memastikan produk yang dijual tetap memenuhi standar kelayakan. Ia meminta para pedagang dan pengelola toko untuk tidak menjual barang yang sudah melewati masa edar.
“Pelaku usaha harus memegang prinsip kejujuran dalam berdagang. Produk yang sudah tidak layak seharusnya tidak lagi dipasarkan kepada konsumen,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga meminta instansi pemerintah yang berwenang untuk meningkatkan pengawasan terhadap peredaran barang di pasar, khususnya makanan dan minuman yang banyak dijual dalam program promo.
Menurutnya, pengawasan yang lebih ketat diperlukan agar tidak ada produk yang berpotensi membahayakan masyarakat beredar di pasaran.
Khemal berharap masyarakat dapat menjadi konsumen yang lebih bijak dalam berbelanja, terutama saat banyak promosi ditawarkan menjelang hari besar keagamaan.
“Periksa label produk dengan teliti, termasuk tanggal kedaluwarsa. Jangan sampai karena tergiur harga murah, justru membawa risiko bagi kesehatan,” tegasnya.
Dengan kewaspadaan dari masyarakat serta kepatuhan pelaku usaha terhadap aturan, diharapkan aktivitas perdagangan selama Ramadan hingga Lebaran tetap berjalan aman dan tidak merugikan konsumen. []
Redaksi4
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan