Kemenag Barut Hadir di Pemakaman, Perkuat Pembinaan Umat Hindu

Kemenag Barut memberikan pendampingan dan penyuluhan keagamaan dalam prosesi pemakaman umat Hindu di Kelurahan Jingah sebagai bentuk pelayanan humanis dan pembinaan langsung kepada masyarakat.

BARITO UTARA – Kehadiran negara melalui Kementerian Agama (Kemenag) kembali terlihat dalam pelayanan langsung kepada masyarakat, ketika Penyelenggara Hindu Kemenag Kabupaten Barito Utara (Barut) turun mendampingi prosesi pemakaman warga di Kelurahan Jingah, Senin (27/04/2026). Pendampingan ini tidak hanya memastikan tata cara ibadah berjalan sesuai ajaran, tetapi juga memperkuat pembinaan keagamaan di tengah situasi duka.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Penyelenggara Hindu Kemenag Barut Wandi bersama staf Hana dalam rangkaian pemakaman mendiang Murgisik. Kehadiran mereka menjadi bagian dari pelayanan keagamaan berbasis kebutuhan umat, khususnya pada momentum sosial yang sensitif seperti kematian.

Di lokasi pemakaman, Wandi dan tim memberikan pendampingan langsung kepada keluarga duka sekaligus masyarakat yang hadir, guna memastikan seluruh prosesi berlangsung sesuai nilai-nilai ajaran Hindu. Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang edukasi keagamaan kepada umat.

Dalam penyuluhan tersebut, tim Kemenag Barut menjelaskan makna filosofis upacara pemakaman dalam ajaran Hindu, pentingnya doa bersama bagi mendiang, serta nilai ketulusan dan kebersamaan dalam membantu keluarga yang sedang berduka. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman umat sekaligus memperkuat solidaritas sosial di lingkungan masyarakat.

Wandi menegaskan bahwa pelayanan keagamaan tidak terbatas pada kegiatan seremonial atau perayaan hari besar keagamaan. “Pelayanan keagamaan tidak hanya dilakukan dalam kegiatan formal atau perayaan hari besar keagamaan, namun juga menyentuh langsung kebutuhan umat dalam situasi sosial kemasyarakatan seperti ibadah pemakaman,” ujarnya, sebagaimana dilansir Antara, Senin (27/04/2026).

Ia menambahkan, Kemenag memiliki tanggung jawab untuk terus hadir memberikan pembinaan dan pendampingan yang bersifat humanis bagi seluruh umat beragama. Dengan turun langsung ke lapangan, pihaknya dapat memahami kondisi riil masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan umat.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Kemenag Barut dalam mewujudkan pelayanan publik yang responsif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kehadiran aparat negara dalam momen duka dinilai penting sebagai bentuk empati sekaligus penguatan nilai kebersamaan.

Keluarga mendiang serta warga Kelurahan Jingah turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Kemenag Barut yang dinilai memberikan dukungan moril dan pembinaan keagamaan secara langsung selama prosesi berlangsung.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara Kemenag dan umat Hindu di Barut semakin erat, serta pelayanan keagamaan dapat terus dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat, khususnya dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan sosial. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com