Kejari Barsel memusnahkan barang bukti dari 22 perkara inkracht sebagai bentuk transparansi dan komitmen menutup celah penyalahgunaan.
BARITO SELATAN – Upaya menjaga integritas penegakan hukum ditunjukkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Selatan (Barsel) melalui pemusnahan barang bukti dari 22 perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), Kamis (30/04/2026) pagi. Kegiatan ini digelar di halaman Kantor Kejari Barsel sebagai bentuk transparansi sekaligus pencegahan penyalahgunaan barang sitaan.
Pemusnahan tersebut mencakup berbagai jenis perkara, mulai dari narkotika, tindak pidana kesehatan, penganiayaan, pencabulan, kekerasan, hingga perusakan lingkungan. Dari total perkara yang ditangani, kasus narkotika menjadi salah satu yang dominan dengan jumlah barang bukti signifikan.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Barsel Zulham Pardamean menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan sekaligus komitmen penegakan hukum yang tegas.
“Pemusnahan ini tidak hanya sebagai pelaksanaan putusan pengadilan, tetapi juga menjadi pesan tegas kepada para pelaku kejahatan bahwa negara tidak akan mentoleransi segala bentuk tindak kriminal,” tegasnya sebagaimana diberitakan Prokalteng, Kamis (30/04/2026).
Ia menjelaskan, khusus untuk perkara narkotika, terdapat 12 kasus dengan total barang bukti awal seberat 49,40 gram. Sebanyak 0,46 gram telah digunakan untuk kepentingan pemeriksaan dan penyidikan, sehingga sisa 48,94 gram dimusnahkan sesuai dengan yang diajukan dalam persidangan.
”Selain itu, turut dimusnahkan barang bukti dari berbagai perkara lainnya, termasuk tindak pidana kesehatan, penganiayaan, pencabulan, kekerasan, hingga perusakan lingkungan,” terangnya.
Proses pemusnahan dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku untuk memastikan seluruh barang bukti diselesaikan secara tuntas. Langkah ini dinilai penting guna menutup celah potensi penyimpangan serta menjaga akuntabilitas penanganan perkara.
Wakil Bupati (Wabup) Barsel Khristianto Yudha turut mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata transparansi kepada publik.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan pemusnahan barang bukti ini. Ini menunjukkan bahwa proses penegakan hukum berjalan dengan baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum,” ujarnya.
Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barsel dan aparat penegak hukum terus diperkuat guna menciptakan kondisi daerah yang aman dan tertib serta menekan angka kriminalitas. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan